ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Virus JN 1 Picu Lonjakan Covid-19 di Singapura, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Senin, 18 Desember 2023 | 19:18 WIB
AI
TE
Penulis: Ani Nur Iqrimah | Editor: TCE
Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat mencapai 80 persen menurut data Kementerian Kesehatan.
Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat mencapai 80 persen menurut data Kementerian Kesehatan. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Singapura mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang sebagian besar disebabkan varian baru yang disebut JN 1. Singapura mencatat peningkatan tajam kasus Covid-19 menjadi 56.043 pada minggu pertama Desember. Hal ini mendorong pihak berwenang mengeluarkan peringatan perjalanan bagi para wisatawan asing.

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan sebagian besar kasus baru disebabkan oleh varian JN 1 sublineage dari BA.2.86. Meski begitu, sampai saat ini belum ada bukti yang menunjukkan BA.2.86 atau JN 1 lebih berbahaya dan menyebabkan penyakit lebih parah dibandingkan dengan varian lain.

Apa Itu Covid-19 JN 1?
Varian JN 1 merupakan turunan dari varian Omicron BA.2.86 atau Pirola, yang memiliki mutasi tambahan pada protein spike. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), varian ini pertama kali terdeteksi di Amerika Serikat (AS) pada September 2023 dan telah ditemukan di 11 negara lain.

ADVERTISEMENT

JN 1 adalah varian yang tumbuh paling cepat di AS dan diperkirakan akan terus meningkat sebagai proporsi virus SARS-CoV-2. Varian JN 1 diduga memiliki transmisi dan resistensi imun yang lebih tinggi dibandingkan dengan varian lain yang beredar.

Hal ini disebabkan oleh mutasi L455S pada protein spike yang mirip dengan mutasi Flip yang ditemukan pada varian HK.3 dan varian lainnya. Mutasi ini dapat memengaruhi kemampuan virus untuk melekat pada sel inang dan menghindari antibodi.

Gejala Covid-19 JN 1
Gejala varian JN 1 belum diketahui secara pasti, tetapi diperkirakan serupa dengan gejala Covid-19 pada umumnya. Dilansir dari CDC, gejala JN 1 dapat meliputi:

- Demam atau menggigil.
- Batuk.
- Sesak napas atau kesulitan bernapas.
- Kelelahan.
- Nyeri otot atau tubuh.
- Sakit kepala.
- Hilangnya rasa atau bau.
- Sakit tenggorokan.
- Hidung tersumbat atau berair.
- Mual atau muntah.

Beberapa ahli juga menyebutkan JN 1 cenderung menimbulkan gejala gastrointestinal tambahan, seperti nyeri perut, dan diare.

Pencegahan Covid-19 JN 1
Untuk mencegah penularan Covid-19 varian JN 1, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu:

- Mendapatkan vaksin Covid-19 yang diperbarui dan dosis penguat jika memenuhi syarat.
- Memakai masker yang menutupi hidung dan mulut saat berada di tempat umum yang ramai.
- Menjaga jarak dari orang lain, terutama yang batuk, bersin, atau demam.

Baca Juga: Apa Itu Varian EG.5? Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura Terus Meningkat
- Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%.
- Menghindari kerumunan dan tempat yang padat atau kurang berventilasi.
- Menjaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, minum air yang cukup, istirahat yang cukup, olahraga secara teratur, menghindari merokok, dan minum alkohol.
- Memeriksakan diri dan melakukan tes jika merasakan gejala Covid-19.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon