Dokter: Ibu Hamil Jangan Menahan Buang Air Kecil Saat Perjalanan Mudik
Jumat, 5 April 2024 | 04:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kebiasaan menahan buang air kecil dapat memiliki efek negatif pada kesehatan. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan bakteri dalam kandung kemih, risiko infeksi saluran kemih, dan bisa menyebabkan gangguan pada sistem kemih.
Termasuk untuk ibu hamil, sebaiknya tidak menahan diri untuk buang air kecil, khususnya saat sedang dalam perjalanan mudik. Hal tersebut dapat berisiko terhadap kesehatan.
"Tetap harus buang air kecil, meski kamar mandi di jalan penuh, normalnya setiap empat sampai enam jam sekali harus pipis. Sebab kalau tidak buang air kecil selama itu, tandanya ibu dehidrasi," kata dokter spesialis kandungan dan kebidanan Rumah Sakit Pelni, dr Dewita Nilasari Sp OG dikutip dari Antara.
Dewita menekankan, kebiasaan menahan buang air kecil selama perjalanan dapat berisiko membuat ibu hamil mengalami infeksi saluran kemih, keputihan yang menjadikan perut mulas hingga risiko ketuban pecah.
Oleh karena itu, lebih baik perjalanan diberhentikan sejenak ke tempat istirahat, seperti rest area terdekat dan mencari kamar mandi bersih untuk ibu buang air kecil.
Lebih lanjut, umumnya ibu hamil sama seperti orang normal yang setiap empat sampai enam jam sekali harus buang air kecil. Namun, apabila selama waktu tersebut ibu tidak mengalami rangsangan, dikhawatirkan telah mengalami dehidrasi.
“Kalau ibu hamil dehidrasi, kurang minum air minimal 2,5 liter sehari, air ketubannya bisa sedikit dan bayi jadi kecil,” ujarnya.
Selama perjalanan mudik, Dewita mengingatkan, setiap orang tidak boleh hanya memerhatikan kebutuhan cairan ibu saja, tetapi juga kondisi air ketuban yang berfungsi sebagai pelindung janin ketika mengalami benturan, membantu persalinan berjalan normal dan memberi ruang bayi berkembang secara normal.
Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan cairan 2,5 liter air dalam sehari dapat dilakukan dengan banyak cara. Selain air putih, ibu dapat mengonsumsi air kelapa hijau yang alami, jus murni, susu atau makanan yang mengandung banyak air seperti sup, soto dan buah-buahan.
“Pokoknya kalau kita lagi tidak ingin air putih, bisa dengan pilihan-pilihan yang tadi seperti air kelapa, kuah sup, soto, dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




