Zulhas Bakal Wajibkan Makanan Tinggi Gula Punya Label Khusus
Rabu, 19 November 2025 | 15:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak para ahli gizi untuk terlibat aktif dalam pengawasan serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai makanan yang layak dikonsumsi anak-anak.
“Para ahli gizi perlu ikut memantau makanan di mana pun berada. Saat ini kasus penyakit gula di Indonesia sangat tinggi, bahkan sudah dialami sebagian anak-anak. Karena itu, kami berharap edukasi mengenai makanan dan minuman tinggi gula dapat dilakukan bersama,” ujar Zulhas seperti dilansir dari Antara, Rabu (19/11/2025).
Ia menjelaskan berbagai minuman manis dan makanan berkadar gula tinggi masih banyak dijual di sekitar sekolah, sehingga berpotensi meningkatkan risiko penyakit gula pada anak.
“Kami mendorong ahli gizi untuk memberikan edukasi mengenai makanan yang layak dikonsumsi anak, termasuk mana yang perlu dihindari, terutama yang kadar gulanya tinggi,” tutur Zulhas.
Menurutnya, edukasi mengenai komposisi makanan menjadi semakin penting mengingat tingginya konsumsi gula di Indonesia sudah berada pada level mengkhawatirkan.
Ia menambahkan bahwa permen dengan kadar gula tinggi dan minuman manis banyak ditemukan di sekitar sekolah. Bahkan sejumlah anak telah mengalami penyakit gula, sementara Indonesia termasuk negara dengan tingkat diabetes yang tinggi.
“Karena itu, edukasi harus dilakukan. Saya sedang menyiapkan langkah agar produk tinggi gula dapat dicantumkan label peringatannya,” ujar Zulhas.
Ketua Forum Warga Kota (Fakta) Indonesia Ari Subagyo Wibowo menilai kebijakan pencantuman label tinggi gula pada Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) penting diterapkan agar dapat menekan angka diabetes.
Fakta Indonesia mendukung rencana Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang akan mengkaji penerapan label peringatan “tinggi gula” pada MBDK.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




