ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kisah Perjuangan Andien Terjun ke Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir

Sabtu, 20 Desember 2025 | 10:05 WIB
CF
RA
Penulis: Chairul Fikri | Editor: RP
Andien terjun langsung ke Aceh menyalurkan bantuan logistik bagi para korban banjir dan longsor.
Andien terjun langsung ke Aceh menyalurkan bantuan logistik bagi para korban banjir dan longsor. (Instagram.com/@andien)

Jakarta, Beritasatu.com - Penyanyi Andien menjadi salah satu selebritas yang terjun langsung ke Aceh untuk menyalurkan bantuan keperluan logistik kepada para korban. Saat pertama kali memutuskan terjun ke lokasi terdampak, Andien mengaku hal utama yang ia persiapkan adalah kondisi mentalnya. 

Pengakuan tersebut disampaikan Andien dalam unggahan di akun media sosialnya, yang dikutip Beritasatu.com, Jumat (19/12/2025). Penyanyi jaz ini berangkat ke Aceh bersama Yayasan Kita Bisa untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

"Menjelang berangkat ke Aceh, aku berusaha menata mental karena tahu akan bertemu orang yang sudah lama belajar bertahan," ungkap Andien. 

ADVERTISEMENT

Andien menjelaskan masyarakat Aceh telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi bencana alam, termasuk tsunami besar yang melanda wilayah tersebut pada 2004. Pelantun Gemintang tersebut mengatakan kehadirannya di sana sebagai wujud kepedulian.

"Aku datang bukan untuk mengajarkan arti kuat, lantaran mereka sudah lebih dahulu menjalaninya. Aku hadir sebagai bagian kecil dari kepedulian yang semestinya ada," imbuhnya. 

Andien saat mengunjungi Aceh untuk mennyalurkan bantuan ke korban banjir. - (Instagram.com/@andien)
Andien saat mengunjungi Aceh untuk mennyalurkan bantuan ke korban banjir. - (Instagram.com/@andien)

Dalam perjalanannya menembus wilayah-wilayah yang terisolasi akibat bencana, Andien mengaku menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait akses distribusi bantuan. Ia merasakan langsung beberapa daerah bahkan hanya dapat dijangkau melalui jalur udara sehingga ia harus menggunakan helikopter untuk menyalurkan donasi.

"Alhamdulillah tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mau memberikan bantuan untuk sekedar mencari titik koordinat kampung yang masih terisolasi, sampai mengizinkan kami menggunakan helikopter mereka untuk menyalurkan bantuan karena memang bawa barang donasi yang cukup banyak," jelas Andien. 

Ia menambahkan, bersama Kitabisa ia juga berencana membangun hunian sementara (huntara) agar para korban banjir dan longsor di Aceh memiliki tempat berteduh sementara. 

"Kita juga berencana membuat huntara (hunian sementara) untuk mereka yang communal space agar punya tempat untuk berteduh sementara meskipun harus bersama-sama, minimal sampai ada bantuan hunian dari pemerintah," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon