Dorong Pemulihan Pascabencana Sumatera, Kemenkes Serahkan 31 Ambulans
Kamis, 12 Maret 2026 | 15:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta menyalurkan puluhan ambulans agar mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Bantuan ini ditujukan untuk fasilitas kesehatan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang rusak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, total 31 unit ambulans disalurkan ke rumah sakit dan puskesmas di daerah terdampak. Bantuan berasal dari sektor swasta, termasuk Astra, serta lembaga filantropi yang mendukung pemulihan fasilitas kesehatan.
Selain bantuan dari pihak swasta, pemerintah juga menyiapkan anggaran tambahan sekitar Rp 529 miliar untuk melengkapi kebutuhan fasilitas kesehatan di tiga provinsi tersebut.
“Dalam 2 minggu, rumah sakit sudah mulai beroperasi kembali, dan dalam sekitar satu bulan sebagian besar puskesmas sudah bisa melayani pasien, meski peralatannya belum sepenuhnya lengkap,” ujar Budi di gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Meski sebagian besar fasilitas sudah beroperasi, Menkes Budi mencatat masih ada sekitar 21 puskesmas pembantu yang harus dibangun kembali karena mengalami kerusakan berat. Pemerintah juga memberikan perhatian pada kondisi tenaga kesehatan yang terdampak bencana. Ribuan tenaga medis mengalami kerusakan rumah sehingga membutuhkan bantuan renovasi.
Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menyatakan bantuan renovasi rumah bagi tenaga kesehatan diberikan dengan skema Rp 15 juta untuk kerusakan ringan, Rp 30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp 60 juta untuk kerusakan berat. Saat ini, sekitar 1.000 tenaga medis telah menerima persetujuan bantuan tersebut.
Tito menambahkan, bantuan ambulans dari sektor swasta menunjukkan ketahanan nasional yang kuat dalam menghadapi bencana. Penanganan bencana di tiga provinsi dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dukungan pihak non-pemerintah.
“Ini membuktikan kekuatan nasional kita. Penanganan bencana dilakukan bersama-sama, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun sektor swasta dan masyarakat,” tutup Menkes Budi.
Berdasarkan catatan satgas, terdapat 52 kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana. Meski begitu, sebagian besar fasilitas kesehatan kini telah kembali beroperasi dan pelayanan kesehatan mulai pulih.
Ambulans yang diserahkan akan didistribusikan ke fasilitas kesehatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Utara, Kota Medan, Padang Pariaman, serta Tapanuli Tengah. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan para pasien di daerah terdampak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




