ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkomdigi: Perbaikan Jaringan Internet di Aceh Capai 91 Persen

Minggu, 28 Desember 2025 | 16:50 WIB
PS
RA
Penulis: Panji Satrio | Editor: RP
 Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid  saat melepas pemberangkatan bantuan truk tangki air bersih dari Deli Serdang ke Aceh, Minggu 28 Desember 2025.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat melepas pemberangkatan bantuan truk tangki air bersih dari Deli Serdang ke Aceh, Minggu 28 Desember 2025. (Beritasatu.com/Panji Satrio)

Aceh, Beritasatu.com – Upaya percepatan perbaikan konektivitas jaringan internet pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bekerja sama dengan sejumlah provider telekomunikasi menunjukkan hasil positif. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebutkan, hingga Minggu (28/12/2025) perbaikan jaringan di Aceh telah mencapai 91%. 

Pernyataan ini disampaikan Meutya Hafid saat melepas pemberangkatan bantuan truk tangki berisi 900.000 liter air bersih ke wilayah Aceh dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025).

"Kalau bicara konektivitas, untuk per hari ini tadi kita sempat rapat sebentar bahwa untuk keseluruhan Aceh konektivitas yang sudah recovery di atas 95%. Tetapi yang up time-nya itu kurang lebih 91% untuk seluruh Aceh, "  ujar Meutya pada awak media, Minggu (28/12/2025). 

ADVERTISEMENT

Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh sebelumnya merusak ribuan base transceiver station (BTS) milik berbagai operator telekomunikasi.

Meski demikian, perbaikan masih terus dilakukan di wilayah Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Luwes, karena konektivitas saat ini baru mencapai sekitar 60-80%,

"Memang masih ada pekerjaan rumah, masih kurang lebih di angka 60-80%. Ini bergantian tergantung kondisi atau supply dari listrik. Itu ada di Bener Meriah, Aceh Tamiang di Gayo Luwes, pada prinsipnya rata-rata sudah pada angka 70% sampai 80%, “ jelasnya. 

"Inilah yang menjadi bahan kita untuk melihat langsung, apalagi yang bisa kita lakukan untuk perbaikan di tiga daerah tersebut, kalau keseluruhan Aceh terutama di Banda sudah 98% ," tandas Meutya

Selain mempercepat perbaikan jaringan internet, Kemenkomdigi juga menyalurkan bantuan untuk percepatan pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut meliputi 900.000 liter air bersih, obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda, sumur bor, sembako, serta pengerahan alat berat seperti ekskavator ke sejumlah wilayah Aceh, khususnya Aceh Tamiang. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon