ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Massa Kubu Anies-Muhaimin Salat Jumat di Patung Kuda, Din Syamsuddin Jadi Khatib

Jumat, 19 April 2024 | 13:31 WIB
MA
DM
Penulis: Medikantyo Junandika Adhikresna | Editor: DM
Ratusan peserta aksi kubu nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar juga menggelar salat Jumat di jalan sekitar Patung Kuda dan Gedung Sapta Pesona, Jumat, 19 April 2024. Din Syamsuddin menjadi khatib.
Ratusan peserta aksi kubu nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar juga menggelar salat Jumat di jalan sekitar Patung Kuda dan Gedung Sapta Pesona, Jumat, 19 April 2024. Din Syamsuddin menjadi khatib. (Beritasatu.com/Medikantyo Adhikresna)

Jakarta, Beritasatu.com - Massa pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menggelar aksi bersama di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Jumat (19/4/2024).

Ratusan peserta aksi juga menggelar salat Jumat di jalan sekitar Patung Kuda dan Gedung Sapta Pesona. Dalam kesempatan ini, mantan Ketua Umum MUI, Din Syamsuddin, tampil sebagai khatib yang mengisi ceramah.

Dalam ceramahnya, dia menyinggung tentang makna Idulfitri serta penegakan kejujuran dan membela kebenaran. Terutama terkait berjalannya sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

ADVERTISEMENT

Aksi unjuk rasa tak ayal menghambat arus lalu lintas dari arah Thamrin dan Budi Kemuliaan. Aparat kepolisian juga menutup ruas jalan Medan Merdeka Barat akibat aksi ini dari kedua arah.

Lalu lintas kendaraan dari arah jalan Thamrin dialihkan langsung menuju Medan Merdeka Selatan. Sementara itu, seluruh kendaraan dari Medan Merdeka Selatan di depan gedung Balai Kota Jakarta diharuskan berbelok ke kiri menuju arah Thamrin.

Rangkaian aksi unjuk rasa massa dari berbagai organisasi masyarakat kemudian ditutup dengan pernyataan sikap. Mereka menuntut MK mendiskualifikasi kepesertaan dan hasil raihan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu massa juga menuntut pihak berwenang untuk menghukum seluruh komisioner KPU serta anggota Bawaslu karena terlibat dalam kecurangan pemilu.

Seusai menggelar salat jumat tersebut, sejumlah tokoh peserta aksi terlihat bergantian menyampaikan orasi. Mereka menyebut akan berupaya menyampaikan salinan pernyataan sikap kepada MK seusai aksi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

DPR Tegaskan Putusan MK Tak Hentikan Proyek IKN

NASIONAL
Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
MK Tolak Gugatan Kuota Internet Hangus karena Permohonan Dinilai Kabur

MK Tolak Gugatan Kuota Internet Hangus karena Permohonan Dinilai Kabur

NASIONAL
MK Tegaskan Ibu Kota Indonesia Sampai Saat Ini Masih Jakarta

MK Tegaskan Ibu Kota Indonesia Sampai Saat Ini Masih Jakarta

NASIONAL
MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

NASIONAL
KPK Apresiasi Putusan MK Soal Pimpinan Tak Lepas Jabatan Sebelumnya

KPK Apresiasi Putusan MK Soal Pimpinan Tak Lepas Jabatan Sebelumnya

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon