ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

537 Nakes di Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Akselerasi Vaksinasi Terganggu

Minggu, 20 Februari 2022 | 16:21 WIB
VS
WM
Penulis: Vento Saudale | Editor: WM
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia. (Antara)

Bogor, Beritasatu.com - Sebanyak 537 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bogor terpapar Covid-19. Sebagian besar nakes yang terkonfirmasi Covid-19 bergejala ringan. Akibatnya, akselerasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor terganggu.

Satgas Covid-19 melaporkan, saat ini Minggu (20/2/2022) tercatat 537 nakes terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah itu berkurang dari laporan sebelumnya Kamis (17/2/2022) dengan 763 nakes dinyatakan positif.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengakui, bila lima ratusan nakes terpapar itu memengaruhi akselerasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor. Untuk memaksimalkan pelayanan dan penanganan Covid-19, Pemkab Bogor dibantu nakes dari berbagai pihak.

"Nakes terpapar Covid-19 angkanya cukup tinggi (537 nakes) dari jumlah total nakes di Kabupaten Bogor berjumlah 2.800 tenaga kesehatan," papar Ade Yasin, Sabtu (19/2/2022).

ADVERTISEMENT

Baca Juga: 150 Nakes di Depok Terinfeksi Covid-19

Saat ini, lanjut Ade,Pemkab Kabupaten Bogor dibantu nakes dari lembaga TNI – Polri dan organisasi profesi. Seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan lainnya. Selain itu, juga dari perusahaan yang memiliki nakes, termasuk klinik dan rumah sakit.

"Jumlah nakes bantuan, memang tidak sebanding dengan yang terpapar Covid-19, tapi sangat membantu," kata dia.

Ade menjelaskan, rata-rata nakes Nakes yang terpapar mempunyai gejala ringan, bahkan ada yang tidak bergejala. Setelah menjalani masa isolasi selama 10 hari, para nakes itu bisa beraktivitas kembali.

"Kuncinya disiplin, isoman, tidak keluar rumah jadi tidak menularkan ke mana-mana dan kita pantau juga oleh tenaga-tenaga kesehatan oleh puskesmas terdekat," terang Ade Yasin.

Baca Juga: Puluhan Nakes di Tangerang Terpapar Covid-19 pada Januari-Februari 2022

Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 lebih masif, Ade pun mengejar percepatan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Ade Yasin menegaskan, vaksinasi massal dilakukan untuk menekan angka penularan Covid-19 varian Omicron, sehingga percepatan vaksinasi terutama vaksin booster harus terus dilakukan, salah satunya melalui kegiatan vaksinasi massal ini.

Sampai saat ini total vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah mencapai angka 71,56% atau 6 juta dosis 1 dan 2, sementara untuk vaksinasi masyarakat lanjut usia (lansia) mencapai angka 83,86%.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

Singgung Covid-19, Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK

NASIONAL
IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

IDAI Serukan langkah untuk Antisipasi Hantavirus

LIFESTYLE
Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Akankah Jadi Pandemi Baru?

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

Varian Covid-19 Cicada Dipastikan Belum Masuk Indonesia

LIFESTYLE
Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

Covid-19 Bisa Tinggalkan Dampak Permanen di Otak, Ini Temuannya

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon