ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Masuk Sejak Tahun 50-an, Sejarah Tersiarnya Agama Buddha di Ponorogo

Minggu, 4 Juni 2023 | 21:41 WIB
B
R
Penulis: BeritaSatu | Editor: RZL
Umat Budha yang sedang melakukan upacara detik-detik menjelang waisak di Vihara Dharma Dwipa
Umat Budha yang sedang melakukan upacara detik-detik menjelang waisak di Vihara Dharma Dwipa (Beritasatu.com/Gayuh Satria Wicaksono )

Ponorogo, Beritasatu.com - Salah satu kampung di Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya di Dusun Sodong, Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo kini dikenal sebagai kampung Buddha. Rupanya agama Buddha mulai masuk sekitar 70 tahun lalu, atau pada tahun 1950-an.

Ketua Vihara Dharma Dwipa, Suwandi, menuturkan, masuknya ajaran Buddha di kampung atau Dusun Sodong berawal saat salah satu penduduk desa bernama Saimin, yang merantau dan mencari sebuah ajaran agama di daerah Wonogiri maupun Yogyakarta. Ia kembali lagi ke kampungnya sekitar 1950.

Saat mencari sebuah ajaran agama tersebut, Saimin sebelumnya hanya penganut kepercayaan. Begitu juga penduduk setempat, seluruh penduduknya pada saat itu adalah penganut kepercayaan tanpa didasari sebuah agama.

ADVERTISEMENT

"Era 1950-an dikenalkan agama Buddha oleh mbah Saimin, orang dulu masih belum kayak sekarang mengenal agama," kata Suwandi, Minggu (4/6/2023).

Setelah itu, secara berangsur-angsur warga kampung Sodong memperlajari sebuah agama dan menjadi umat Buddha yang taat. Seluruh penganut Buddha di Dusun Sodong adalah masyarakat etnis Jawa.

Selanjutnya pada 1969 terbangun satu wihara sederhana, dan terus dijaga serta dikembangkan hingga sekarang ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT