Dear Jemaah! Bus Shalawat Berhenti Sementara 24 Juni-2 Juli
Senin, 12 Juni 2023 | 15:01 WIB
Makkah, Beritasatu.com - Bus shalawat yang mengantarkan jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram selama 24 jam di Makkah berhenti sementara pada 6-13 Dzulhijjah atau 24 Juni hingga 2 Juli 2023.
"Mulai 6 (24 Juni) sampai 13 Dzulhijjah (2 Juli), layanan bus shalawat berhenti sementara," ujar Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid di Makkah, Senin (12/6/2023).
Daerah Kerja (Daker) Makkah telah menyiapkan layanan bus shalawat untuk jemaah. Layanan ini dioperasionalkan sejak kedatangan jemaah haji Indonesia di Makkah pada 1 Juni 2023.
Namun jelang puncak haji, operasional bus shalawat akan berhenti sementara. "Jemaah haji diimbau fokus beribadah di musala hotel masing-masing, khususnya selama tidak ada layanan bus shalawat. Cuaca sangat panas, jemaah bisa fokus pada persiapan fisik," pesannya.
Menurut Subhan, mulai 6 Dzulhijjah, armada bus akan disiapkan untuk layanan transportasi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Jemaah dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Arafah pada 8 Dzulhijjah (26 Juni). Pada 13 Dzulhijjah, jemaah akan kembali dari Mina ke hotelnya masing-masing di Makkah.
"Bus shalawat akan kembali beroperasi pada 14 Dzulhijjah (3 Juli) sampai 6 Muharram 1445 H," tandasnya.
Subhan menambahkan, pihaknya telah menyiapkan 450 armada untuk layanan Bus Shalawat. Ada tiga terminal pemberhentian, yaitu Ajyad, Mahbas Jin, dan Syib Amir.
Jemaah haji Indonesia yang tinggal di kawasan Misfalah, akan berhenti di Terminal Ajyad saat akan ke Masjidil Haram. Demikian juga saat pulang.
Sementara jemaah yang tinggal di wilayah Jarwal, Raudhah, dan Syisah, akan menggunakan Terminal Bus Syib Amir. Sementara untuk jemaah yang di Mahbas Jin, menggunakan Terminal Bab Ali.
Tahun ini, lanjut Subhan, PPIH juga menyiapkan bus ramah lansia pada rute terminal Ajyad (Misfalah) dan Syib Amir (Jarwal, Raudhah, dan Syisah)
"Alhamdulillah, semua rute di Syib Amir dan Ajyad sudah tersedia bus ramah lansia. Adapun rute terminal Mahbas Jin, ini merupakan jalur internasional. Bus pada jalur ini digunakan juga secara bersama-sama oleh jemaah dari berbagai negara," jelasnya.
Ada sekitar 200 personil yang ditugaskan untuk memberikan layanan kepada jemaah haji di tiga terminal dan halte-halte terdekat hotel mereka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




