ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menag: Jemaah Lansia Safari Wukuf dan Tak Perlu Memaksa ke Jamarat

Senin, 26 Juni 2023 | 05:20 WIB
WP
JS
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: JAS
Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas. (Beritasatu.com/Whisnu Bagus Prasetyo )

Makkah, Beritasatu.com - Tiga hari menjelang pelaksanaan puncak haji, Menteri Agama (Menag) yang juga Ketua Amirul Hajj Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, melakukan rapat evaluasi persiapan pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terkait pelayanan, khususnya untuk jamaah haji lanjut usia (lansia).

Selain safari wukuf, Menag mengimbau jemaah haji lansia untuk tidak memaksakan diri ke Jamarat.

"Ada berapa skema yang kami lakukan untuk jemaah lansia. Bagi yang mampu akan kami dampingi. Kemudian yang tidak memiliki kemampuan akan kita safari wukufkan. Kalau tidak kuat untuk safari wukuf, kita akan badalkan," kata Menag yang akrab dipanggil Gus Men di kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Minggu (25/6/2023).

Menag mengimbau jemaah haji lansia untuk tidak memaksakan diri ke Jamarat. Petugas haji akan membadalkan jemaah haji lansia.

ADVERTISEMENT

"Tidak usah memaksakan diri. Dari semua ibadah, aspek utama adalah keamanan jiwa. Kita akan dorong agar jemaah lansia tidak memaksakan diri," ungkap Gus Men.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah menyiapkan semua mekanisme yang terbaik untuk jemaah haji lansia.

Melihat kondisi cuaca dan lokasi serta padatnya Mina oleh jemaah haji sedunia, Gus Men meminta jemaah lansia agar jangan memaksakan diri saat melontar jumrah. Terlebih jamaah Indonesia ada yang menempati maktab di daerah Mina Jadid. Lokasinya cukup jauh sehingga akan menguras tenaga untuk jarak tempuh pergi-pulangnya.

Kendati sudah disiapkan mobil golf, tetapi sangat tidak disarankan mengingat kondisi kesehatan jemaah lansia banyak yang berisiko tinggi.

Adapun Tim Pengawas (Timwas) DPR yang dipimpin Ketua Komisi VIII, Ashabul Kahfi, saat rapat dengan Gus Men dan jajaran pimpinan PPIH, juga menaruh perhatian dan fokus pada persiapan puncak haji.

"Terkait hal-hal yang perlu diantisipasi, dari informasi Pak Menteri, alhamdulillah 99℅ semua komponen pelaksanaan wukuf sudah disiapkan," ungkap Sahibul.

Timwas mengapresiasi kinerja dan persiapan yang dilakukan PPIH Arab Saudi dalam hal pelayanan kepada jamaah haji Indonesia, khususnya yang lansia. Dari layanan kedatangan, penginapan, katering, hingga persiapan di Armuzna sejauh ini dinilai bagus.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT