Perlu Strategi Tepat Antisipasi Dampak El Nino
Jumat, 7 Juli 2023 | 23:29 WIB
Jangan Buang Makanan
Terkait dengan upaya penerapan keamanan pangan, UKP Mardiono juga memfokuskan pada kebiasaan budaya konsumen masyarakat yang mulai menunjukkan gejala food waste yaitu fenomena food waste dan food waste di Indonesia.
"Saya ingin menyampaikan bahwa data UNEP tahun 2021 menunjukkan bahwa india merupakan penghasil limbah makanan terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Nigeria, dengan total 21 juta ton limbah makanan per tahun," ujarnya.
Padahal, sampah makanan di Indonesia berkisar antara 23 hingga 48 juta ton per tahun, menurut Bappenas, yang berarti 115 hingga 184 kilogram per orang per tahun. Jumlah limbah makanan mempengaruhi ekonomi, masyarakat dan lingkungan.
Bappenas memperkirakan negara akan menderita kerugian finansial setidaknya Rp 213-551 triliun per tahun akibat limbah makanan ini, yang merupakan 4-5 persen dari PDB Indonesia.
"Sampah makanan juga menyumbang sekitar 8-10 persen gas rumah kaca, jadi saya yakin di masa depan kita sangat membutuhkan perubahan budaya populer melalui program 'Makan secukupnya' atau 'Satu porsi cukup' untuk mengubah perilaku masyarakat. dengan bisa mengurangi porsi makan dan bila perlu memperbanyak makanan sesuai porsinya," ujarnya.
Ini hanya untuk menghindari sisa makanan, yang kemudian menjadi sisa makanan. Program "Belanja Cermat" untuk mengurangi makanan berjamur dan kedaluwarsa juga harus dilanjutkan. Selain itu, diperlukan ruang penyimpanan makanan yang baik untuk mencegah makanan menjadi tua. Selain itu perlu adanya program "food sharing" untuk menghindari makanan basi, seperti bekerja sama dengan pasar modern atau supermarket untuk berbagi makanan basi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




