KPK Gelar Kampanye Anti Politik Uang "Hajar Serangan Fajar"
Jumat, 14 Juli 2023 | 20:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan kampanye anti politik uang dengan tema "Hajar Serangan Fajar", Jumat (14/7/2023). Kampanye ini bertujuan untuk mencegah terjadinya politik uang dalam Pemilu 2024 mendatang.
"Kita hari ini melaksanakan salah satu program yang membuat kesadaran untuk Pemilu 2024 yang bersih. Zero dari money politic, zero dari penyimpangan, juga zero daripada korupsi itu sendiri," ujar Ketua KPK Firli Bahuri.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu menyambut baik langkah yang diambil oleh KPK. Ketua KPU, Hasyim Asyari, menyatakan bahwa KPU mendukung gagasan yang diinisiasi dan dirancang oleh KPK.
"Selain pendekatan hukum yang bersifat represif, pendekatan sosial dan kultural juga sangat penting dalam upaya tersebut," kata Ketua KPU Hasyim Asyari.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga memberikan dukungan terhadap kampanye Hajar Serangan Fajar. Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyebut bahwa gerakan anti politik uang seperti Hajar Serangan Fajar sejalan dengan salah satu tugas Bawaslu yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 280, yang melarang praktik politik uang dalam kampanye.
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh bahkan kami kira kami punya singgungan yang sangat sangat dalam dengan konteks serangan fajar," ujar Rahmat Bagja.
Kampanye anti politik uang Hajar Serangan Fajar didasarkan pada hasil riset KPK tentang praktik politik uang dalam Pemilu 2019. Menurut data KPK, sebanyak 72% responden mengakui menerima politik uang dalam Pemilu 2019. Mayoritas penerima politik uang, sebanyak 82% adalah perempuan dengan rentang usia 35-50 tahun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s





