ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPK Gelar Kampanye Anti Politik Uang "Hajar Serangan Fajar"

Jumat, 14 Juli 2023 | 20:05 WIB
RK
R
Penulis: Rio Abadi Kurnia | Editor: RZL
Ketua KPK Firli Bahuri dalam sambutannya pada peluncuran Kampanye Hajar Serangan Fajar di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat 14 Juli 2023.
Ketua KPK Firli Bahuri dalam sambutannya pada peluncuran Kampanye Hajar Serangan Fajar di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat 14 Juli 2023. (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan kampanye anti politik uang dengan tema "Hajar Serangan Fajar", Jumat (14/7/2023). Kampanye ini bertujuan untuk mencegah terjadinya politik uang dalam Pemilu 2024 mendatang.

"Kita hari ini melaksanakan salah satu program yang membuat kesadaran untuk Pemilu 2024 yang bersih. Zero dari money politic, zero dari penyimpangan, juga zero daripada korupsi itu sendiri," ujar Ketua KPK Firli Bahuri.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu menyambut baik langkah yang diambil oleh KPK. Ketua KPU, Hasyim Asyari, menyatakan bahwa KPU mendukung gagasan yang diinisiasi dan dirancang oleh KPK.

ADVERTISEMENT
Ketua KPU Hasyim Asy'ari (kiri), Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kiri), Dirjenl Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong (kedua kanan) dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan), menekan tombol bersama saat peluncuran Kampanye Hajar Serangan Fajar di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat 14 Juli 2023.
Ketua KPU Hasyim Asy'ari (kiri), Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kiri), Dirjenl Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong (kedua kanan) dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan), menekan tombol bersama saat peluncuran Kampanye Hajar Serangan Fajar di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat 14 Juli 2023.

"Selain pendekatan hukum yang bersifat represif, pendekatan sosial dan kultural juga sangat penting dalam upaya tersebut," kata Ketua KPU Hasyim Asyari.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga memberikan dukungan terhadap kampanye Hajar Serangan Fajar. Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyebut bahwa gerakan anti politik uang seperti Hajar Serangan Fajar sejalan dengan salah satu tugas Bawaslu yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 280, yang melarang praktik politik uang dalam kampanye.

"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh bahkan kami kira kami punya singgungan yang sangat sangat dalam dengan konteks serangan fajar," ujar Rahmat Bagja.

Kampanye anti politik uang Hajar Serangan Fajar didasarkan pada hasil riset KPK tentang praktik politik uang dalam Pemilu 2019. Menurut data KPK, sebanyak 72% responden mengakui menerima politik uang dalam Pemilu 2019. Mayoritas penerima politik uang, sebanyak 82% adalah perempuan dengan rentang usia 35-50 tahun.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras

KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras

NASIONAL
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP

Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP

NASIONAL
KPK Bongkar Dugaan Setoran Miliaran ke Pejabat Kemenaker

KPK Bongkar Dugaan Setoran Miliaran ke Pejabat Kemenaker

NASIONAL
KPK Fasilitasi Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 8 Tahanan Nasrani

KPK Fasilitasi Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 8 Tahanan Nasrani

NASIONAL
Sita 1 Kontainer Onderdil, KPK Bakal Panggil Pejabat Bea Cukai Jateng

Sita 1 Kontainer Onderdil, KPK Bakal Panggil Pejabat Bea Cukai Jateng

NASIONAL
KPK Dalami Aliran Uang ke Eks Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto

KPK Dalami Aliran Uang ke Eks Sekjen Kemenaker Hery Sudarmanto

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon