Bagaimana Cara Menjadi Paskibraka HUT RI? Ini Persyaratan, Seleksi, dan Latihannya
Jumat, 4 Agustus 2023 | 13:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menjadi anggota Pasukan Pengibara Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam rangka upacara HUT RI di Istana Negara merupakan kebanggaan tersendiri. Pasalnya menjadi anggota Paskibraka tidaklah mudah. Berbagai persyaratan harus dipenuhi calon anggota Paskibraka.
Sebelum resmi dilantik menjadi anggota Paskibraka, calon anggota Paskibraka harus perjalanan yang tidak mudah, seleksi dilakukan secara berjenjang dan berlangsung jauh-jauh hari sebelum upacara kemerdekaan.
Berikut ini adalah syarat, seleksi, dan latihan untuk menjadi anggota Paskibraka di Istana Negara.
Persyaratan menjadi anggota Paskibraka
Berdasarkan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga no. 14 tahun 2017 tentang penyelanggaraaan kegiatan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka terdapat beberapa syarat untuk seseorang bisa menjadi anggota paskibraka antara lain;
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak buta warna.
- Memiliki tinggi dan berat badan ideal.
- Pada waktu seleksi di tingkat kabupaten/kota dan Provinsi, pesera seleksi masih kelas X (kelas satu SMA/sederajat). Pada waktu penugasan (17 Agustus) duduk dikelas 2 (XI SMA/sederajat).
- Lulus seleksi sesuai dengan jenjang tingkat seleksi.
- Bersedia mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan.
- Memiliki surat ijijn dari kepala sekolah dan orang tua/wali.
- Memiliki prestasi akademik yang baik.
Tahapan Seleksi
Lalu pada tahapan seleksi untuk menjaring siswa-siswa terbaik sudah dilakukan pada tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Dilansir dari Paskibraka.bpip.go.id. untuk tahapan kabupaten/kota terdapat 7 tahapan yaitu;
- Seleksi administrasi dan kesehatan
- Seleksi parade
- Seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
- Seleksi Intelegensi Umum
- Seleksi Peraturan Baris Berbaris dan Kesamaptaan
- Seleksi Kepribadian
- Hasil Akhir
Jika lolos pada tahap kabupaten/kota maka peserta akan naik pada tingkat provinsi dengan mengikuti 7 tahapan kembali untuk bisa ke tingkat nasional. Tahapan terdiri dari;
- Seleksi Kesehatan (general Check Up)
- Seleksi Psikotes
- Seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
- Seleksi Intelegensia Umum.
- Seleksi Peraturan Baris Berbaris dan Kesamaptaan.
- Seleksi Kepribadian.
- Hasil Akhir.
Latihan
Jika sudah lolos seleksi di berbagai tingkat, anggota Paskibraka yang lolos seleksi akan diberikan tugas sebagai pengibar/penurunan bendera pada hari-H. Selanjutnya anggota Paskibraka akan menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan materi sebagai berikut:
a. Fisik: joging, lari, push-up, sit-up, dan latihan kardio lainnya.
b. Kedisplinan: tata tertib, sikap, dan perilaku yang sesuai dengan tuntutan upacara kenegaraan.
c. Dril dan Formasi: melatih formasi, langkah, dan gerakan presisi yang sempurna saat mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka.
d. Pengusaaan Bendera Pusaka: menguasai teknik pengibaran dan penurunan bendera pusaka.
e. Pengusaan Protokol: memahami protokol resmi yang berlaku dalam upacara kenegaraan dan mengenali tanda-tanda komando dari petugas upacara.
f. Berpidato dan Ucapan: dilatih dalam keterampilan berkomunikasi dengan baik di depan publik. Jika sewaktu-waktu diberi kesempatan memberikan ucapan selama rangkaian acara.
g. Mental: dilatih untuk tetap tenang, fokus, dan menjalankan tugas dengan percaya diri.
h. Bersama TNI/Polri: untuk memastikan koordinasi yang baik dalam pelaksanaan upacara.
Itulah persyaratan, alur seleksi, hingga latihan untuk menjadi anggota Paskibraka diberbagai tingkat. Semua dilakukan demi bisa mencari siswa-siswi yang terbaik agar upacara peringatan kemerdekaan bisa berlangsung dengan lancar dan sukses.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




