ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasad Jenderal Maruli: Operasi di Papua Tidak Akan Gunakan Pendekatan Tempur Penuh

Rabu, 6 Maret 2024 | 05:50 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak seusai rapat pimpinan (rapim) TNI AD di Balai Kartini, Jakarta, pada Kamis, 29 Februari 2024.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak seusai rapat pimpinan (rapim) TNI AD di Balai Kartini, Jakarta, pada Kamis, 29 Februari 2024. (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

Bandung Barat, Beritasatu.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan tidak akan menggunakan pendekatan tempur penuh untuk meredam konflik di Papua.

Konflik di Papua, menurut Maruli, terjadi karena perbedaan paham yang menyulut mereka untuk memisahkan diri dari wilayah Indonesia.

"Operasi kami di Papua itu melawan gerilya. Jadi operasi itu dilakukan untuk saudara-saudara kita yang berbeda paham dan sebagainya sehingga tidak sampai 50% tempur di sana," ujarnya di Bandung Barat, seperti dilansir Antara, Selasa (5/3/2024).

ADVERTISEMENT

Alih-alih memilih pendekatan perang dalam penyelesaian konflik Papua, Maruli mengatakan, pihaknya akan menekankan pendekatan dialogis berupa pembinaan fungsi teritorial semata.

TNI AD, dia mengungkapkan, hanya menggunakan senjata ketika mereka dalam keadaan terjepit. Namun, sebisa mungkin konflik itu dirampungkan dengan cara-cara yang lebih humanis sehingga tidak ada korban jiwa dalam penyelesaiannya.

"Mungkin 80 persen adalah teritorial, bagaimana mengajak masyarakat untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, membangun kehidupan mereka lebih baik, itu jadi prioritas kita," tuturnya.

Maruli menyebut kelompok gerilyawan yang tersebar di wilayah Papua, yakni kelompok kriminal bersenjata (KKB) maupun kelompok kriminal politik (KKP).

​​​​​​​"Jadi bisa anda kira-kira lah, kalau kita memang kerahkan, secara persoalan memang dianggap selesai, tetapi kita juga tidak mau saudara-saudara kita menjadi korban," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pulihkan Infrastruktur, TNI AD Bangun 40 Jembatan Armco di Aceh

Pulihkan Infrastruktur, TNI AD Bangun 40 Jembatan Armco di Aceh

NUSANTARA
Soal Survei Indikator, Kasad: Kepercayaan Publik ke TNI Tetap Tinggi

Soal Survei Indikator, Kasad: Kepercayaan Publik ke TNI Tetap Tinggi

NASIONAL
Kasad Pastikan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat

Kasad Pastikan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat

NASIONAL
Kasad: 17 Jembatan Bailey Rampung Pascabanjir Sumatera

Kasad: 17 Jembatan Bailey Rampung Pascabanjir Sumatera

NASIONAL
Cek UMKM di Tapsel, Seskab Teddy Ngopi Bareng Bobby hingga Kasad

Cek UMKM di Tapsel, Seskab Teddy Ngopi Bareng Bobby hingga Kasad

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon