ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasad: 17 Jembatan Bailey Rampung Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:12 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (paling kanan) saat Konferensi Pers Perkembangan Penanggulangan Bencana Sumatera, Jumat (19/12/2025) di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat 19 Desember 2025
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (paling kanan) saat Konferensi Pers Perkembangan Penanggulangan Bencana Sumatera, Jumat (19/12/2025) di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat 19 Desember 2025 (Beritasatu.com/Maria Gabrielle P)

Jakarta, Beritasatu.com - TNI Angkatan Darat (TNI AD) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabanjir bandang di wilayah utara Sumatera. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan, hingga awal Januari 2026, sebanyak 17 jembatan bailey telah berhasil dibangun dan siap digunakan.

“Hingga saat ini, TNI AD telah membangun 17 jembatan bailey dari target 40 unit. Sementara jembatan aramco yang sudah siap beroperasi berjumlah 13 unit dan akan terus bertambah hingga 50 lokasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Jenderal Maruli menegaskan, seluruh pembangunan dilakukan dengan perencanaan matang dan konstruksi yang kokoh. Jembatan-jembatan tersebut dirancang mampu menahan beban kendaraan berat serta mendukung pemulihan berbagai fasilitas publik, termasuk sekolah dan sarana umum lainnya.

ADVERTISEMENT

Untuk memastikan pembangunan berjalan optimal, kasad pada Jumat (9/1/2026) meninjau langsung pembangunan jembatan aramco di Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran vital dalam mengembalikan mobilitas warga, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung percepatan bantuan kemanusiaan.

Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga mengerahkan 35 unit alat berat, termasuk 10 truk dump, guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kasad menekankan keberhasilan pemulihan pascabencana membutuhkan kerja keras, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif masyarakat agar setiap pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap proses rehabilitasi pascabencana. Fokus pemulihan tidak hanya mencakup pembangunan jembatan, tetapi juga perbaikan perumahan warga, penyediaan sarana dasar, serta akses air bersih bagi sekolah-sekolah di wilayah terdampak.

“Seluruh program pemulihan ini diarahkan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah pascabencana,” tegas Maruli.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pulihkan Infrastruktur, TNI AD Bangun 40 Jembatan Armco di Aceh

Pulihkan Infrastruktur, TNI AD Bangun 40 Jembatan Armco di Aceh

NUSANTARA
Soal Survei Indikator, Kasad: Kepercayaan Publik ke TNI Tetap Tinggi

Soal Survei Indikator, Kasad: Kepercayaan Publik ke TNI Tetap Tinggi

NASIONAL
Kasad Pastikan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat

Kasad Pastikan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat

NASIONAL
Cek UMKM di Tapsel, Seskab Teddy Ngopi Bareng Bobby hingga Kasad

Cek UMKM di Tapsel, Seskab Teddy Ngopi Bareng Bobby hingga Kasad

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon