ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sekjen Tegaskan Rutan KPK Alami Banyak Perubahan

Kamis, 10 Oktober 2024 | 18:18 WIB
MR
MF
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: DIN
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Cahya H Harefa saat ikut meninjau ke Rutan KPK Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2024.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Cahya H Harefa saat ikut meninjau ke Rutan KPK Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2024. (Beritasatu.com/Muhammad Aulia Rahman)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Cahya H Harefa menegaskan rumah tahanan negara (rutan) KPK saat ini sudah banyak mengalami perubahan. Lembaga antikorupsi itu pun berkomitmen untuk selalu menjaga tata kelola rutan KPK.

Sebagaimana diketahui, rutan KPK sempat diterpa isu dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum internal KPK kepada para tahanannya. Sejumlah terduga pelaku telah dijatuhi sanksi etik, hingga ada beberapa yang kini tengah menghadapi persidangan.

“Para petugas yang ditengarai terlibat sudah tidak ada lagi di dalam pengelolaan rutan ini, sudah diisi dengan orang-orang yang baru,” kata Cahya saat turun langsung ke Rutan KPK Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (10/10/2024).

ADVERTISEMENT

Cahya memandang saat ini sudah ada banyak perubahan dalam pengelolaan rutan KPK.

“Tentunya dari kami melihat beberapa waktu ini sudah banyak perubahan-perubahan menuju ke arah yang lebih baik,” ungkap Cahya.

Cahya mengungkapkan telah dilakukan sidak terhadap rutan KPK. Dia pun mengakui masih ada sejumlah kekurangan yang menjadi temuan ketika sidak, seperti kondisi rutan yang kurang bersih. Dia memastikan upaya perbaikan terus dilakukan dalam tata kelola rutan KPK.

“Kita tambahkan CCTV, kemudian juga perbaikan-perbaikan lainnya,” ujar Cahya.

Selain itu, tim dari KPK juga melakukan dialog dengan para keluarga maupun tamu di rutan. Dari sana, KPK memperoleh sejumlah masukan terkait apa saja yang bisa ditingkatkan dalam tata kelola di rutan. Namun, dia menekankan tak semua masukan dari mereka bisa dipenuhi, mengingat harus menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku.

“Selain dari perbaikan-perbaikan tadi itu, kita juga lakukan penggeledahan,” ucap Cahya.

Penggeledahan dimaksudkan demi memastikan tidak ada lagi temuan barang-barang yang mestinya dilarang masuk. Pemantauan ketat akan terus dilakukan oleh petugas yang berjaga.

“Kemudian kita juga lakukan screening untuk sinyal-sinyal. Jadi kita melakukan pemantauan dari sinyal-sinyal yang ada di lingkungan rutan ini. Harapannya tidak ada lagi hand phone-hand phone yang digunakan secara ilegal di dalam rutan ini,” tutur Cahya.

“Kiranya ke depan kita terus berbenah, supaya rutan ini tidak lagi terjadi hal-hal yang tidak baik waktu itu, seperti pungli yang ada di dalam rutan ini,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Eks Menag Yaqut Tiba di KPK Seusai Jadi Tahanan Rumah

Eks Menag Yaqut Tiba di KPK Seusai Jadi Tahanan Rumah

NASIONAL
KPK: Yaqut Masih Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS

KPK: Yaqut Masih Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS

NASIONAL
Yaqut Belum Ditahan di Rutan KPK, Ini Alasannya

Yaqut Belum Ditahan di Rutan KPK, Ini Alasannya

NASIONAL
Ikuti Yaqut, Noel Ajukan Permohonan Tahanan Rumah

Ikuti Yaqut, Noel Ajukan Permohonan Tahanan Rumah

NASIONAL
KPK Pastikan Status Tahanan Rumah Yaqut Hanya Sementara

KPK Pastikan Status Tahanan Rumah Yaqut Hanya Sementara

NASIONAL
Ini Sosok yang Ungkap Yaqut Tak Lagi Ada di Rutan KPK

Ini Sosok yang Ungkap Yaqut Tak Lagi Ada di Rutan KPK

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon