ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Terima Kunjungan Menhan, Menhut Raja Antoni Pastikan Tingkatkan Sinergi Jaga Hutan

Selasa, 19 November 2024 | 23:05 WIB
YP
DM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DM
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menerima kunjungan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di antor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Selasa, 19 November 2024.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menerima kunjungan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di antor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Selasa, 19 November 2024. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Dua kementerian akan meningkatkan sinergi dan kolaborasi sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Pada intinya kami berbicara untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi, seperti yang selalu diinstruksikan oleh Pak Prabowo, agar ego sektoral antara kementerian dan lembaga itu harus tidak ada sehingga apa yang dicita-citakan oleh beliau dapat kita eksekusi secara bersama-sama," ujar Menhut Raja Antoni seusai pertemuan di kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Jakarta, Selasa (19/11/2024).

"Kata kuncinya adalah kolaborasi dan kerja sama. Kalau kementerian hanya bekerja dengan apa yang dia kerjakan tanpa komunikasi ke kiri ke kanan enggak akan berjalan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu bentuk kerja sama, yakni dengan meminjampakaikan sejumlah lahan kepada TNI. Menurut Antoni, hutan akan tetap terjaga dan ditanami lebih banyak, tetapi juga dapat digunakan untuk latihan TNI.

"Kami akan mengusahakan sejumlah lahan tertentu yang nanti bisa dipinjampakaikan kepada TNI terutama untuk latihan prajurit TNI. Jadi idenya adalah, hutannya tetap terjaga, bahkan sangat terjaga karena dibantu diamankan oleh TNI. Bahkan akan menanam lebih lebat lagi, tetapi lokasi tersebut akan dipergunakan, akan dipakai TNI untuk tempat latihan," jelasnya.

Selain itu, Kemenhut juga akan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mabes TNI serta berkoordinasi bersama Kementerian Pertahanan. Hal ini terkait dengan kepemilikan sawit dalam kawasan hutan.

"Dari Kementerian Pertahanan, pertama kami dengan BPKP dan Kejaksaan Agung, meminta bantuan dari panglima TNI, tetapi tentu karena ini adalah pekerjaan yang spesifik, kami harus sepengetahuan dan izin dari Pak Menhan untuk melakukan cek di lapangan tentang kepemilikan sawit di dalam kawasan hutan," pungkas Menhut Antoni.

Dalam pertemuan tersebut, Menhut Antoni didampingi oleh Wamenhut Sulaiman Umar. Menhut Antoni juga sebelumnya sempat melakukan pertemuan dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di kantor Kemenhut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Bentuk Satgas Kelola 57 Taman Nasional, Hashim Jadi Ketua

Prabowo Bentuk Satgas Kelola 57 Taman Nasional, Hashim Jadi Ketua

NASIONAL
Forum London, Menhut: Prabowo Komitmen Selamatkan Gajah Sumatera

Forum London, Menhut: Prabowo Komitmen Selamatkan Gajah Sumatera

NASIONAL
Banjir Sumatera, Menhut Cabut 22 Izin PBPH Seluas 1 Juta Hektare

Banjir Sumatera, Menhut Cabut 22 Izin PBPH Seluas 1 Juta Hektare

NASIONAL
Banjir Sumatera, Menhut Usul Tambah 21.000 Polisi Hutan

Banjir Sumatera, Menhut Usul Tambah 21.000 Polisi Hutan

NASIONAL
DPR: Menhut Raja Juli Cuma Cuci Piring, Bukan Penyebab Hutan Rusak

DPR: Menhut Raja Juli Cuma Cuci Piring, Bukan Penyebab Hutan Rusak

NASIONAL
Menhut Kantongi Data Awal Kayu Gelondongan pada Banjir Sumatera

Menhut Kantongi Data Awal Kayu Gelondongan pada Banjir Sumatera

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon