ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perhimpunan Guru Sarankan Pemerintah Tiru Program Makan Bergizi Gratis di India

Rabu, 1 Januari 2025 | 07:58 WIB
HM
AD
Penulis: Hanif Musyaffa | Editor: AD
Ilustrasi makan bergizi gratis.
Ilustrasi makan bergizi gratis. (Antara/Makna Zaezar)

Jakarta, Beritasatu.com - Program makan bergizi gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Pemerintah berkali-kali menyampaikan bahwa program ini adalah solusi dari permasalahan stunting dan gizi buruk, yang juga telah dilakukan negara lain.  Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Indonesia menyarankan Indonesia tiru program makan bergizi gratis di India.

Namun,  pemerintah tidak harus mencontoh semua negara yang menerapkan program yang sama. Ada beberapa negara yang bisa dijadikan contoh karena terbukti berhasil dan memiliki karakter masyarakat yang hampir sama. Bahkan, ada juga negara yang dianggap gagal melaksanakan program makan siang gratis bagi siswa.

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menyarankan, agar pemerintah melihat penerapan makan siang gratis di India.

“Kita perlu memperhatikan negara-negara yang sudah menerapkannya dan menghindari masalah-masalah yang potensial dari kebijakan makan bergizi gratis di sekolah. Kebijakan makan gratis di India bisa menjadi contoh sukses," kata Satriwan kepada Beritasatu.com, Selasa (31/12/2024).

ADVERTISEMENT

Ia melanjutkan,  setelah menerapkan program makan siang gratis, India berhasil menurunkan angka stunting hingga 22% dalam 11 tahun.

" Memang di India ini menjadi kebijakan jangka panjang,” ujar Satriwan.

Ia menambahkan, apabila pemerintah melakukan kesalahan dalam target penerima, maka bisa menjadi penyebab gagalnya program makan bergizi gratis seperti yang terjadi di Amerika Serikat (AS).

“Program semacam ini juga bisa gagal seperti di Amerika Serikat awal 2020. Program makan gratis di sekolah ini gagal bukan karena pandemi tetapi karena para siswa tidak mengambil jatah makan siang gratis," ucapnya.

Ia melanjutkan, label makan siang gratis hanya untuk orang miskin di AS.

"Maka, label itu membuat anak-anak memilih tidak mengambil makan dan program ini ditutup di beberapa sekolah,” pungkas Satriwan dalam menanggapi program makan bergizi gratis.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

NASIONAL
Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

NASIONAL
MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

NASIONAL
Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

JAKARTA
252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

JAKARTA
1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon