ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bertemu Jokowi, Luhut Minta Publik Kritik Pemerintah dengan Santun

Senin, 31 Maret 2025 | 15:54 WIB
RN
SM
Penulis: Rizka Ardina Nugraheni | Editor: SMR
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dan istri Devi Simatupang saat menyambangi rumah mantan Presiden Jokowi di Solo, Senin (31/3/2025).
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dan istri Devi Simatupang saat menyambangi rumah mantan Presiden Jokowi di Solo, Senin (31/3/2025). (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

Solo, Beritasatu.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat agar menyampaikan kritik kepada pemerintah dengan sopan, santun, dan ramah, karena itu bagian dari budaya Indonesia.

Hal itu disampaikan Luhut saat berkunjung ke rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Solo, Jawa Tengah untuk silaturahmi Lebaran 2025, Senin (31/3/2025).

Luhut tiba di rumah Jokowi bersama istrinya Devi Simatupang sekitar pukul 11.30 WIB. Keduanya bertemu selama satu jam. Luhut mengatakan pertemuan itu turut bernostalgia 10 tahun kepemimpinan Jokowi.

Baca Juga: Hari Pertama Lebaran 2025, Luhut Kunjungi Jokowi di Solo

"Selama 10 tahun saya menjadi anak buahnya Pak Jokowi merasakan bahwa betapa banyak yang dilakukan Pak Jokowi untuk negeri ini," ujar menko kemaritiman dan investasi era pemerintahan Jokowi ini.

Luhut berpesan kepada masyarakat agar lebih santun saat mengkritik pemerintah.

"Saya hanya titip satu di bulan Ramadan yang selesai hari ini, kita semua supaya memelihara budaya santunnya, ramah-tamahnya Indonesia," ungkap Luhut.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Luhut: Relokasi Industri dari Vietnam Akan Ciptakan 1 Juta Lapangan Kerja

Ia mengakui pentingnya kritik dalam kehidupan demokrasi. Namun, lanjut dia, kritik harus disampaikan dengan santun. 

Luhut menyayangkan publik langsung mengkritik dan berpandangan  sinis terhadap setiap program Presiden Prabowo Subianto.

"Demokrasi itu betul, tetapi jangan demokrasi itu jadi merusak budaya sopan santun kita. Berbicara, berbahasa, dan tidak menghormati orang-orang yang sudah berkarya buat negeri ini," ujarnya.

Menurutnya, banyak pengamat bicara tanpa data yang jelas sehingga membuat keruh suasana. “Itu mempersulit pemerintahan Presiden Prabowo," tegasnya.

Luhut mengklaim Presiden Prabowo banyak menerima masukan dari berbagai. Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia sekarang masih dalam kondisi baik.

Luhut juga memuji peran Jokowi dalam membantu transisi kepemimpinan pemerintahan kepada Prabowo Subianto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon