ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BGN Pertimbangkan Asuransi untuk Penerima Makan Bergizi Gratis

Senin, 12 Mei 2025 | 13:43 WIB
HY
R
Penulis: Heru Yustanto | Editor: RZL
Kepala BGN Dadan Hindayana.
Kepala BGN Dadan Hindayana. (Beritasatu.com/Juan Ardya Guardiola)

Bogor, Beritasatu.com = Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mempertimbangkan pemberian asuransi kepada para penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk memberikan perlindungan dan rasa aman, termasuk dari potensi keracunan makanan seperti yang belakangan terjadi.

Saat meninjau korban keracunan MBG di RSUD Kota Bogor akhir pekan lalu, Dadan menyatakan pihaknya tengah merumuskan skema perlindungan yang sesuai bagi penerima manfaat.

"Oh tentu, kami saat ini sedang mendiskusikan pola jaminan bagi para penerima manfaat. Karena di Indonesia belum ada produk asuransi seperti ini," ungkap Dadan kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

Meski masih dalam tahap awal, Dadan menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas kemungkinan kerja sama, terutama dengan komisioner yang menangani sektor asuransi.

“Kami disarankan untuk menggelar pertemuan pekan depan bersama asosiasi asuransi jiwa, asosiasi asuransi umum, serta konsorsium terkait untuk membahas jaminan bagi para penerima manfaat,” jelasnya.

Saat ini, program makan bergizi gratis telah menjangkau sekitar 3,5 juta penerima manfaat di 38 provinsi melalui 1.300 Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG). Angka ini ditargetkan bertambah menjadi sekitar 4 juta dalam waktu dekat.

Sebagai langkah antisipasi atas sejumlah kasus keracunan makanan, BGN juga telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penyediaan makanan bergizi.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami untuk meningkatkan standar operasional, mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas hingga teknik memasak makan bergizi gratis yang sesuai. Kami juga meminta agar proses memasak tidak dilakukan terlalu lama agar makanan tetap aman dikonsumsi,” pungkas Dadan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

NASIONAL
Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

NASIONAL
MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

NASIONAL
Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

JAKARTA
252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

JAKARTA
1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon