ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Misi Besar Prabowo, Pemerintah Perketat Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 15 Mei 2025 | 19:26 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) dengan perbaikan menyeluruh dalam pengawasan dan tata kelola.
Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) dengan perbaikan menyeluruh dalam pengawasan dan tata kelola. (Istimewa)

Bandung, Beritasatu.com - Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) dengan perbaikan menyeluruh dalam pengawasan dan tata kelola. Komitmen ini ditegaskan dalam kunjungan kerja ke satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/5/2025).

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Adita Irawati menyatakan, program MBG akan terus dievaluasi agar target 82,9 juta penerima manfaat tercapai pada November 2025. Target tersebut, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Pemerintah berkomitmen menjaga kualitas Program makan bergizi gratis, dengan terus melakukan evaluasi dan perbaikan SOP, serta peningkatan pengawasan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Standar Ketat di Dapur MBG: Dari Bahan Baku hingga Penerima Manfaat

Dalam peninjauan tersebut, Adita berdialog dengan Kepala SPPG Ryan Putra dan Ahli Gizi Syifa Dzikra Noer Hakim. Mereka meninjau secara langsung bagaimana kualitas makanan dijaga dari awal hingga diterima anak-anak.

Syifa menjelaskan, setiap bahan baku dalam program makan bergizi gratis harus memenuhi spesifikasi ketat sebelum dimasak. Proses ini melibatkan:
1. Pengawasan kualitas oleh petugas khusus.
2. Penerapan SOP pembelian harian agar bahan tetap segar.
3. Pencicipan oleh ahli gizi sebelum makanan dikemas

"Tidak boleh terlalu pedas, asin, atau manis. Kami ingin makanan ramah anak. Bahkan relawan pun ikut mencicipi," jelas Syifa.

Pengiriman hingga Pengecekan oleh Guru

Setelah dimasak, makanan dikemas dalam ompreng tertutup, dimasukkan ke dalam kotak besar, lalu dikirim dengan mobil boks ke sekolah. Uniknya, guru juga diwajibkan mencicipi makanan sebelum diberikan ke murid.

"Kami ingin memastikan makanan tetap layak dikonsumsi meskipun sudah menempuh perjalanan," kata Syifa.

Menuju Generasi Emas 2045

Adita menegaskan, pelaksanaan program MBG berada di bawah pengawasan langsung Badan Gizi Nasional (BGN) serta melibatkan lintas kementerian. Ia juga mengajak semua pihak mendukung program ini sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045.

"Tentu perbaikan-perbaikan harus terus kita lakukan. Tujuannya, melahirkan generasi emas demi masa depan Indonesia," tegasnya terkait program makan bergizi gratis.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

NASIONAL
Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

NASIONAL
MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

NASIONAL
Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

JAKARTA
252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

JAKARTA
1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon