KPK Periksa 3 Stafsus Menaker Terkait Kasus Peras TKA Rp 53,7 Miliar
Selasa, 10 Juni 2025 | 11:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga staf khusus Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) periode 2014-2019 Hanif Dhakiri sebagai saksi terkait penyidikan kasus korupsi berupa pemerasan dan penerimaan gratifikasi dalam pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (10/6/2025).
Berdasarkan informasi, ketiga staf khusus menaker yang diperiksa KPK hari ini sebagai berikut:
1. Caswiyono Rusydie Cakrawangsa
2. Risharuydi Triwibowo
3. Luqman Hakim.
Diketahui, KPK sudah menetapkan delapan tersangka dalam kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi dari TKA di Kemenaker.
Para tersangka berhasil mengumpulkan uang hasil pemerasan TKA sebesar Rp 53,7 miliar yang kemudian dibagi dengan jumlah yang bervariasi kepada masing-masing tersangka.
Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 8,94 miliar dibagikan kepada 85 pegawai Direktorat PPTKA.
Berikut delapan tersangka kasus korupsi berupa pemerasan TKA di Kemenaker:
1. Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker 2020-2023 Suhartono (SUH).
2. Direktur PPTKA 2019-2024 dan Dirjen Binapenta dan PKK 2024-2025 Haryanto (HAR).
3. Direktur PPTKA 2017-2019 WP Wisnu Pramono (WP).
4. Koordinator Uji Kelayakan 2020-2024, Direktur PPTKA 2024-2025 Devi Angraeni (DA).
5. Mantan Kasubdit dan PPK PPTKA, kini Koordinator Pengendalian TKA Gatot Widiartono (GW).
6. Staf Direktorat PPTKA 2019-2024 Putri Citra Wahyoe (PCW).
7. Staf Direktorat PPTKA 2019-2024 Jamal Shodiqin (JS).
8. Staf Direktorat PPTKA 2019-2024 Alfa Eshad (AE).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




