ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sukseskan Program MBG, Indonesia Bakal Terima Impor 2.000 Sapi Bunting

Jumat, 13 Juni 2025 | 21:55 WIB
MF
R
Penulis: Muhammad Farhan | Editor: RZL
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, menyampaikan bahwa Indonesia akan mengimpor sebanyak 2.000 ekor sapi bunting dalam waktu dekat. Pengiriman sapi tersebut dijadwalkan secara bertahap mulai pekan depan atau paling lambat bulan depan.

"Kalau enggak salah, minggu depan atau bulan depan akan datang 1.000 hingga 2.000 ekor sapi bunting. Secara bertahap kita terus dorong agar investor mendatangkan sapi hidup sebagai bagian dari investasi," ujar Sudaryono seusai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (13/6/2025).

Sudaryono menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memenuhi target ketersediaan 1 juta ekor sapi pada 2029. Selain itu, impor sapi bunting juga diarahkan untuk mendukung keberhasilan program makan bergizi gratis (MBG), yang mengedepankan penyediaan daging dan susu bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Dengan adanya MBG, maka akan dibutuhkan ketersediaan daging dan susu dalam jumlah besar. Oleh karena itu, impor sapi perah bunting menjadi langkah strategis,” tambahnya.

Ia menegaskan sapi betina yang diimpor, khususnya yang sedang bunting, akan membantu meningkatkan produksi susu nasional secara signifikan.

“Sapi perah harus dalam kondisi bunting agar produksi susunya optimal. Inilah alasan kami fokus pada impor sapi bunting,” jelas Sudaryono.

Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Ketua Kelompok Fungsi Pasca-panen dan Pengolahan Hasil Peternakan Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Maria Nunik Sumartini, memaparkan populasi sapi perah di Indonesia saat ini berkisar 500.000 ekor. Namun jumlah tersebut baru mampu memenuhi sekitar 20% kebutuhan susu nasional.

"Populasi sapi perah kita saat ini sekitar 500.000. Namun, tingkat kecukupannya masih sangat rendah. Maka dari itu, kami mengajak para pelaku usaha dan investor untuk bersama-sama meningkatkan populasi. Tahun ini, pemerintah merencanakan impor 200.000 sapi dengan dukungan swasta," jelas Maria saat jumpa pers di Kemenko Pangan, Jumat pagi (13/6/2025).

Maria menambahkan, upaya peningkatan populasi sapi perah ini menjadi bagian dari roadmap nasional untuk mencapai target produksi susu yang mencukupi pada 2029. Pemerintah menargetkan ketersediaan hingga satu juta ekor sapi dalam empat tahun mendatang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

JAWA TIMUR
Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

NUSANTARA
KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

NASIONAL
Karut-marut Program MBG

Karut-marut Program MBG

B-PLUS
Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

NASIONAL
Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon