Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi
Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:47 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com - Aliansi Relawan Peduli Bangsa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah. Selain dinilai mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, program tersebut juga dianggap memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Dalam aksi yang digelar di Yogyakarta, relawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan program MBG agar berjalan secara transparan, tepat sasaran, akuntabel, dan berkelanjutan. Mereka menilai pengawasan publik menjadi faktor penting untuk memastikan program strategis nasional tersebut tidak disalahgunakan.
Koordinator Lapangan Aksi, Raihan Evan, mengatakan MBG merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi Indonesia. “Program ini penting untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Menurut Evan, manfaat MBG tidak hanya dirasakan oleh para penerima program. Kehadiran program tersebut juga memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok penyediaan makanan bergizi.
Ia meyakini pengelolaan program yang baik akan menciptakan manfaat luas, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, hingga mendukung kualitas pendidikan nasional.
Selain menyampaikan dukungan terhadap MBG, Aliansi Relawan Peduli Bangsa DIY juga menekankan pentingnya memperkuat budaya antikorupsi dalam pelaksanaan program pemerintah. Mereka meminta seluruh pihak terkait menjaga integritas serta memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
“Kami mendorong aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku korupsi sesuai hukum yang berlaku, serta memastikan proses hukum berjalan adil, transparan, dan independen,” kata Evan.
Relawan juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan semangat gotong royong di tengah berbagai dinamika sosial maupun politik. Menurut mereka, perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar dan dapat menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan bangsa.
Evan menegaskan pernyataan sikap tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program yang dinilai bermanfaat bagi rakyat sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin bersih dan akuntabel.
“Harapannya, pembangunan Indonesia dapat berjalan semakin baik, penegakan hukum semakin berkeadilan, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat menuju Indonesia yang maju dan berdaulat,” ujarnya.
Dukungan terhadap program MBG juga datang dari masyarakat yang merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Septi Kurnarni, seorang ibu yang memiliki tiga anak, mengaku keberadaan dapur MBG memberikan peluang kerja yang membantu meningkatkan penghasilan keluarganya.
“Dengan bekerja di dapur MBG, ekonomi keluarga saya sangat terbantu. Saya jadi punya penghasilan untuk menghidupi keluarga saya,” tutur Septi.
Hal senada disampaikan relawan Nani Rachman. Ia mengatakan keterlibatannya dalam program MBG tidak hanya menjadi sarana untuk berkontribusi dalam penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga membantu memperkuat ekonomi keluarganya.
“Saya merasakan langsung manfaat dari program MBG. Selain ikut berkontribusi dalam penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak, program ini juga sangat membantu ekonomi keluarga kami karena memberikan kesempatan untuk memperoleh penghasilan,” katanya.
Nani berharap program MBG dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan tambahan sumber penghasilan sekaligus mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




