Novel Baswedan Pimpin Satgassus, KPK Buka Peluang Sinergi-Kolaborasi
Senin, 16 Juni 2025 | 15:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi mantan penyidiknya Novel Baswedan dipercaya sebagai wakil kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara. Satgas khusus yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diisi oleh para mantan pegawai KPK yang “disingkirkan” lewat tes wawasan kebangsaan (TWK).
"Selamat untuk teman-teman. Tentunya, upaya optimalisasi penerimaan negara dengan pemberantasan korupsi sangat erat kaitannya," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (16/6/2025).
Budi mengatakan sumber penerimaan negara yang dikelola dengan baik, transparan, dan akuntabel bakal menutup kebocoran maupun celah korupsi. Hasilnya diharapkan dapat mengoptimalkan pendapatan negara.
Baca Juga: Novel Baswedan Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara
Budi memastikan KPK membuka peluang untuk menjalin kolaborasi dengan satgassus tersebut. Melalui langkah ini, diharapkan upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan makin efektif.
"Oleh karena itu, terbuka peluang sinergi dan kolaborasi ke depannya, sehingga upaya pencegahan korupsi maupun optimalisasi penerimaan negara sama-sama berjalan lebih efektif dan memberikan dampak baik yang nyata," ujar Budi.
Diketahui, Novel Baswedan ditunjuk sebagai wakil ketua Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Satgas khusus ini diisi sejumlah mantan pegawai KPK yang sebelumnya tergabung dalam Satgassus Pencegahan Korupsi.
Baca Juga: Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Ingatkan Penyelewengan Distribusi Pupuk Subsidi
Anggota Satgassus Yudi Purnomo Harahap mengatakan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara yang dibentuk oleh kapolri fokus kerjanya mendampingi kementerian agar dapat meningkatkan penerimaan negara dalam berbagai sektor untuk mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah.
“Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara dipimpin langsung oleh Herry Muryanto selaku kepala dan Novel Baswedan selaku wakil kepala,” kata Yudi yang juga mantan penyidik KPK dikutip dari keterangannya, Senin (16/6/2025).
Satgas itu beranggotakan mantan pegawai KPK yang sudah berpengalaman dalam menangani berbagai kasus korupsi dan ahli dalam tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurut yudi, selama 6 bulan satgassus telah berkordinasi dengan berbagai kementerian, seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian ESDM. Terbaru, dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ikut turun langsung melihat situasi lapangan di pelabuhan di Jawa Timur pada 7-9 Mei 2025 dan Pelabuhan Benoa Bali pada 11-13 Juni 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




