ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasat Narkoba Polres Nunukan dan 3 Polisi Ditangkap Bareskrim

Kamis, 10 Juli 2025 | 22:10 WIB
FA
DM
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: DM
Tim Bareskrim Polri menangkap empat oknum polisi, termasuk kasat Resnarkoba Polres Nunukan, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba asal Malaysia. Penangkapan dilakukan pada Rabu, 9 Juli 2025 saat keempatnya hendak menuju Pulau Sebatik, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Tim Bareskrim Polri menangkap empat oknum polisi, termasuk kasat Resnarkoba Polres Nunukan, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba asal Malaysia. Penangkapan dilakukan pada Rabu, 9 Juli 2025 saat keempatnya hendak menuju Pulau Sebatik, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal Abdullah)

Bulungan, Beritasatu.com - Tim Bareskrim Polri menangkap empat oknum polisi, termasuk kasat Resnarkoba Polres Nunukan, yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba asal Malaysia. Penangkapan dilakukan pada Rabu (9/7/2025) saat keempatnya hendak menuju Pulau Sebatik, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Keempat oknum tersebut terdiri dari satu perwira, yakni pelaksana sementara (Ps) Kasat Resnarkoba Polres Nunukan, serta tiga anggota lainnya. Mereka diamankan tim gabungan dari Mabes Polri dan Polda Kalimantan Utara (Kaltara) di wilayah Kabupaten Nunukan.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Hary Sudwijanto membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen aparat penegak hukum untuk tidak tebang pilih dalam menindak pelaku kejahatan narkotika.

ADVERTISEMENT

“Ini berkat kerja sama antara Mabes Polri dan Polda Kaltara dalam rangka menindak tegas peredaran narkotika, sesuai dengan instruksi presiden. Kami tidak pandang bulu, siapa pun yang terlibat akan diproses secara hukum,” tegasnya kepada Beritasatu.com, Kamis (10/7/2025).

Saat ini, keempat oknum tersebut telah dibawa ke Mapolda Kaltara di Kabupaten Bulungan untuk menjalani pemeriksaan awal. Selanjutnya, mereka akan dipindahkan ke Mabes Polri guna memastikan penyidikan berjalan netral dan tanpa intervensi.

“Salah satu dari mereka adalah pejabat di Polres Nunukan, yaitu PS kasatnarkoba. Prosesnya sedang dikembangkan lebih lanjut. Untuk sementara ini, ada empat orang yang dilaporkan terlibat,” tambah Hary.

Penangkapan ini memicu perhatian publik mengingat posisi strategis Nunukan sebagai daerah perbatasan yang rawan menjadi jalur peredaran narkoba internasional, khususnya dari Malaysia. Langkah tegas Bareskrim dan Polda Kaltara dinilai penting untuk menjaga integritas institusi dan mempersempit ruang gerak sindikat narkotika lintas negara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon