Trump Ngaku Harus Negosiasi dengan Prabowo, Teddy: Kepiawaian Pemimpin
Kamis, 17 Juli 2025 | 10:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, dirinya jarang melakukan negosiasi langsung dengan kepala negara. Namun, menurutnya, percakapan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto merupakan sebuah keharusan.
Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sebagaimana dikutip dari unggahan akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (17/7/2025).
“Jarang sekali bernegosiasi langsung dengan seorang kepala negara, tetapi dengan Presiden Prabowo adalah keharusan,” ucap Trump sebagaimana dikutip oleh Seskab Seddy.
Ia menambahkan, pernyataan Trump itu mencerminkan pengakuan terhadap kemampuan negosiasi Presiden Prabowo dalam memperjuangkan kepentingan nasional.
“Kecakapan bernegosiasi menunjukkan kepiawaian seorang pemimpin,” ujarnya melalui akun resmi @sekretariat.kabinet.
Teddy menjelaskan, Presiden Prabowo mengedepankan pendekatan diplomasi langsung dalam upaya menjalin kerja sama internasional.
"Berkat pendekatan tersebut, dalam empat hari terakhir, Indonesia berhasil mencapai kesepakatan tarif 0% dengan Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara," ucap dia.
Tak hanya itu, Indonesia juga menandatangani kesepakatan penting dengan AS terkait penurunan tarif secara signifikan. Tarif yang sebelumnya sebesar 32% berhasil ditekan menjadi 19%, menjadikan tarif tersebut salah satu yang terendah di kawasan Asia.
"Negosiasi ini adalah bentuk nyata perjuangan untuk kepentingan Indonesia," tegas Teddy.
Sebelumnya, Donald Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dagang baru dengan Presiden Prabowo Subianto, terkait tarif impor resiprokal.
"Kesepakatan Besar, untuk semua orang, baru saja membuat kesepakatan dengan Indonesia. Saya membuat kesepakatan langsung dengan presiden mereka yang paling dihormati. Detailnya menyusul," tulis Trump dalam pernyataan di platform media sosial pribadinya pada Selasa (15/7/2025).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




