ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mendikdasmen Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Anak sejak Dini

Senin, 4 Agustus 2025 | 10:31 WIB
Z
IC
Penulis: Zhulfakar | Editor: CAH
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meninjau langsung pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) di SDN Cideng 2, Jakarta Pusat pada Senin 4 Agustus 2025..
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meninjau langsung pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) di SDN Cideng 2, Jakarta Pusat pada Senin 4 Agustus 2025.. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meninjau langsung pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) di SDN Cideng 2, Jakarta Pusat pada Senin (4/8/2025). 

Abdul Mu'ti menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan anak sejak dini sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan kuat.

Abdul Mu'ti mengatakan program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang didukung oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai pelaksana utama dan Kementerian Pendidikan (Kemendikdasmen) sebagai mitra. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh kepada para siswa untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi masalah kesehatan.

ADVERTISEMENT

"Program pemeriksaan kesehatan gratis ini dimaksudkan sebagai usaha dari Bapak presiden bersama dengan berbagai pihak. Bapak menteri kesehatan sebagai leading utamanya. Kami menteri pendidikan dasar dan menengah sebagai mitranya berusaha untuk  membangun kebiasaan hidup yang sehat," katanya.

Menurutnya membiasakan anak untuk hidup sehat harus dimulai dari lingkungan sekolah. Hal itu mencakup pemahaman mengenai makanan bergizi hingga kesadaran menjaga kesehatan tubuh.

"Kita tahu  sebagian dari masalah kesehatan itu bermuara pada makanan yang dikonsumsi," ujarnya.

Dirinya menuturkan CKG ini dapat membekali anak-anak pemahaman mengenai mana makanan yang sehat dan tidak sehat. Pengetahuan menurutnya menjadi langkah awal membangun budaya hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Tadi anak-anak sudah tahu apa makanan yang sehat, apa makanan yang tidak sehat," tambahnya.

Abdul Mu'ti menekankan program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga akan berdampak pada kualitas generasi penerus bangsa ke depan.

"Dengan pemeriksaan kesehatan sejak dini ini diharapkan anak-anak tumbuh jadi anak Indonesia yang sehat, anak Indonesia yang kuat dengan kebiasaan hidup yang sehat," tutupnya.

Program CKG ini menjadi bagian dari upaya lintas kementerian dalam membentuk generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara jasmani. Adapun ada 13 layanan pemeriksaan untuk anak SD yaitu cek telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, tekanan darah, penyakit turberkulosis (TB), diabetes militus, merokok, kebugaran, hati, kesehatan reproduksi, dan riwayat imunisasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Baru 21 Persen Tersentuh CKG, Kondisi Kesehatan Warga Cirebon Disorot

Baru 21 Persen Tersentuh CKG, Kondisi Kesehatan Warga Cirebon Disorot

JAWA BARAT
Awas Ambruk di Jalan! Kemenkes Sasar 4.000 Ojol untuk Cek Darah-Jantung

Awas Ambruk di Jalan! Kemenkes Sasar 4.000 Ojol untuk Cek Darah-Jantung

MULTIMEDIA
Hasil Skrining Kemenkes: 4,36 Juta Lansia di Indonesia Kena Hipertensi

Hasil Skrining Kemenkes: 4,36 Juta Lansia di Indonesia Kena Hipertensi

LIFESTYLE
Dexa Group Temukan 67,8 Persen Warga Berisiko Penyakit Kronis

Dexa Group Temukan 67,8 Persen Warga Berisiko Penyakit Kronis

LIFESTYLE
Wanita 18 Tahun ke Atas Jadi Sasaran Skrining Lupus di Jakarta

Wanita 18 Tahun ke Atas Jadi Sasaran Skrining Lupus di Jakarta

JAKARTA
100 Juta Penduduk Indonesia Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis

100 Juta Penduduk Indonesia Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon