Jumlah Pekerja IKN Diproyeksikan Capai 20.000 Orang
Sabtu, 1 November 2025 | 21:48 WIB
Basuki memaparkan bahwa total anggaran pembangunan infrastruktur IKN bersumber dari tiga skema pembiayaan, yaitu dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp 48,8 triliun untuk periode 2025–2028, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan estimasi Rp 158,72 triliun per Oktober 2025, serta investasi swasta murni sekitar Rp 66,3 triliun per Oktober 2025.
Ia menegaskan, pembangunan tahap kedua akan dilakukan dengan tempo lebih cepat. Selain pembangunan gedung perkantoran, proyek prioritas lain seperti penataan Pasar Sepaku, Masjid Negara, dan Basilika ditargetkan selesai serta beroperasi pada akhir 2025.
Fasilitas pendukung lain seperti konektivitas jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Sub-WP 1B dan 1C, hunian, pasar, serta fasilitas pendidikan juga sedang disiapkan untuk mendukung relokasi aparatur sipil negara (ASN) ke Nusantara.
Untuk menunjang kebutuhan dasar, OIKN memastikan ketersediaan sumber air baku yang memadai bagi ASN yang akan pindah melalui Bendungan Sepaku Semoi dengan luas 800–900 hektare dan kapasitas tampungan 16 juta meter kubik. Bendungan itu mampu menyediakan air baku hingga 2.500 liter per detik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




