ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mensos Apresiasi Langkah Cepat Polri Tangani Ledakan SMAN 72 Jakarta

Minggu, 9 November 2025 | 16:51 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menjenguk sejumlah siswa korban ledakan di SMA Negeri 72 yang masih dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Minggu 9 November 2025.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menjenguk sejumlah siswa korban ledakan di SMA Negeri 72 yang masih dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Minggu 9 November 2025. (Beritasatu.com/Maria Gabrielle Putrinda)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polri dalam menangani kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025).

Ledakan tersebut mengakibatkan puluhan siswa mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit, termasuk RS Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih.

“Saya berterima kasih kepada kapolri dan seluruh jajaran Polri yang telah melakukan langkah-langkah nyata di lapangan,” ujar Mensos Saifullah Yusuf seusai menjenguk para korban di RSIJ, Minggu (9/11/2025).

ADVERTISEMENT

Mensos menilai, tindakan cepat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya patut diapresiasi, baik dalam kerangka penegakan hukum maupun dalam memberikan layanan kepada korban.

“Mulai dari mengirim dokter, psikolog, hingga melakukan pendampingan terhadap para korban,semua itu sangat membantu proses pemulihan,” ujarnya.

Selain penanganan korban, Polri juga melakukan langkah cepat dengan membantu rehabilitasi masjid sekolah yang menjadi lokasi ledakan.

“Upaya ini diharapkan agar proses pembelajaran di SMAN 72 Jakarta bisa segera dimulai kembali,” tambah Mensos Saifullah.

Menanggapi isu bahwa terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta merupakan korban perundungan atau bullying, Mensos Saifullah meminta publik untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

Ia menekankan pentingnya pencegahan terhadap segala bentuk kekerasan dan intoleransi di lingkungan pendidikan, karena dampaknya bisa panjang dan merugikan anak-anak.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa tim telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait penyebab ledakan di sekolah tersebut.

“Ditemukan beberapa bukti pendukung, antara lain tulisan dan serbuk yang diperkirakan bisa menimbulkan potensi terjadinya ledakan,” kata Listyo Sigit di RSIJ Cempaka Putih, Sabtu (8/11/2025).

Ia menambahkan, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap media sosial dan lingkungan keluarga terduga pelaku untuk memperdalam penyelidikan.

Pascaledakan, Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading melaksanakan aksi bersih-bersih di area masjid SMAN 72 Jakarta setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai dilakukan. Aksi bersih-bersih ini dipimpin Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Ari Galang Saputro sejak Sabtu (8/11/2025) pagi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelaku Ledakan SMAN 72 Diperiksa, Polisi Dalami Motif dan Psikologis

Pelaku Ledakan SMAN 72 Diperiksa, Polisi Dalami Motif dan Psikologis

JAKARTA
Polisi: Kondisi ABH Mulai Pulih, meski Belum Stabil

Polisi: Kondisi ABH Mulai Pulih, meski Belum Stabil

JAKARTA
Polisi Beberkan Kondisi Kesehatan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Polisi Beberkan Kondisi Kesehatan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

JAKARTA
Luka Serius, 1 Korban Ledakan SMAN 72 Butuh Perawatan Lebih Lama di RS

Luka Serius, 1 Korban Ledakan SMAN 72 Butuh Perawatan Lebih Lama di RS

JAKARTA
Rententan Kasus Bullying di Sekolah Picu Alarm Nasional

Rententan Kasus Bullying di Sekolah Picu Alarm Nasional

NASIONAL
Kemensos Siapkan Rehabilitasi Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Kemensos Siapkan Rehabilitasi Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon