Kemensos Siapkan Rehabilitasi Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Sabtu, 22 November 2025 | 17:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan pendampingan rehabilitasi bagi F, anak berhadapan hukum (ABH) yang menjadi pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta. Pendampingan ini meliputi layanan rehabilitasi sosial hingga trauma healing untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul mengatakan, Kemensos akan terlibat dalam pemulihan psikososial anak tersebut dan bekerja sama dengan aparat kepolisian.
“Salah satu peran Kemensos nanti mungkin pada masa-masa rehabilitasi. Jadi, masa-masa rehabilitasi kita akan coba memberikan pendampingan yang bekerja sama dengan kepolisian,” ujarnya di Tangerang, dikutip dari Antara, Sabtu (22/11/2025).
Ia menjelaskan, proses rehabilitasi bagi ABH akan dilakukan bersama lembaga yang memiliki pengalaman dalam program deradikalisasi dan layanan psikososial. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pemulihan mental dan perilaku anak secara komprehensif.
“Namun, tugas Kemensos, kita membantu untuk melakukan semacam proses rehabilitasi,” tambahnya.
Terkait wacana pembentukan satuan tugas khusus untuk mencegah kejadian serupa, Gus Ipul menyebut pihaknya menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan, Kemenko Polkam dan beberapa kementerian lain telah diberi instruksi presiden untuk merumuskan langkah pencegahan.
“Pada dasarnya kita tahu presiden memiliki atensi yang sungguh-sungguh terhadap kejadian kemarin itu, dan telah menugaskan sejumlah menteri untuk melakukan langkah-langkah bagaimana ke depan untuk bisa mencegah, memitigasi berbagai hal yang kita tahu bisa berdampak buruk terhadap siswa,” katanya.
Peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada 7 November 2025 saat siswa dan guru sedang melaksanakan salat Jumat di masjid sekolah. Ledakan pertama terdengar ketika khutbah berlangsung, disusul ledakan kedua yang diduga berasal dari lokasi berbeda.
Kejadian ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah serta menyebabkan sejumlah siswa mengalami luka bakar dan cedera akibat serpihan.
Kemensos menegaskan akan terus memantau kondisi pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, serta berkoordinasi dengan pihak terkait demi memastikan proses rehabilitasi berjalan aman, terarah, dan sesuai kebutuhan perlindungan anak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




