Luka Serius, 1 Korban Ledakan SMAN 72 Butuh Perawatan Lebih Lama di RS
Jumat, 28 November 2025 | 14:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Tiga pekan setelah peristiwa ledakan yang mengguncang area masjid SMAN 72 Jakarta, proses pemulihan para korban masih terus berlangsung. Empat korban dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit rujukan. Kondisi keempatnya disebut berangsur membaik, meski satu pasien membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang karena luka yang cukup serius.
Baca Juga: Kemensos Siapkan Rehabilitasi Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, keempat pasien tersebut dirawat di rumah sakit berbeda sesuai tingkat luka yang dialami. Menurutnya, para tenaga medis telah melaporkan adanya perkembangan positif pada sebagian besar korban, sehingga diperkirakan sudah bisa pulang ke rumah dalam waktu dekat.
Baca Juga: Keluarga Kira Pelaku Ledakan SMAN 72 Beli Peledak untuk Ekstrakurikuler
“Pasien tersisa masih empat di rumah sakit, dan ini juga berangsur pulih,” ujar Budi saat ditemui wartawan, Jumat (28/11/2025).
Ia menambahkan, proses observasi dan tindakan lanjutan masih dilakukan secara berkala, sambil menunggu kondisi setiap korban benar-benar stabil.
Budi menyampaikan, tigaa dari empat korban kemungkinan bisa keluar dari rumah sakit pada pekan ini. Namun, untuk satu pasien berinisial LH harus menjalani masa perawatan lebih panjang karena mengalami luka bakar cukup berat dan memerlukan tindakan cangkok kulit. LH sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Yarsi sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang memiliki fasilitas perawatan luka bakar lebih lengkap.
“Diharapkan mungkin pada minggu ini pasien-pasien tersebut sudah bisa kembali (pulang),” pungkas Budi.
Ia menyampaikan, tim medis tetap berhati-hati dalam menentukan waktu kepulangan pasien, mengingat beberapa luka membutuhkan perawatan berkelanjutan untuk mencegah infeksi dan komplikasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




