ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bukti Lengkap, Kasus Ledakan SMAN 72 Masuk Tahap Penyidikan

Jumat, 21 November 2025 | 16:59 WIB
AC
HH
Penulis: Agnes Valentina Christa | Editor: HP
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto (Beritasatu.com/Agnes Valentina Christa)

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya menyatakan bahwa kasus ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta kini resmi naik ke tahap penyidikan. Kepastian ini diperoleh setelah penyidik menyelesaikan pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan para saksi yang dinilai telah memenuhi unsur awal tindak pidana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan, seluruh alat bukti kunci telah terpenuhi sehingga penyidik dapat melanjutkan proses hukum ke tahap berikutnya.

“Jadi, proses terhadap penanganan perkara ledakan SMAN 72 Jakarta sudah tahap penyidikan. Karena sudah memenuhi beberapa alat bukti dari barang bukti yang sudah disita, keterangan para saksi, dan ada petunjuk sudah tahap penyidikan,” ungkapnya di depan lobi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (21/11/2025).

ADVERTISEMENT

Meski perkara telah masuk penyidikan, polisi belum dapat memeriksa pelaku yang merupakan anak yang berkonflik dengan hukum (ABH). Budi menyebut kondisi kesehatan ABH masih dalam pemantauan dokter, sehingga pemeriksaan belum bisa dilakukan.

“Perlu kami sampaikan kondisi ABH sudah beberapa waktu lalu sudah lepas selang untuk makanan, tetapi penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter medis dan dokter psikis yang menangani ABH,” ujarnya.

Sembari menunggu kondisi ABH pulih, penyidik tetap melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak terkait. Pemeriksaan dilakukan terhadap keluarga dekat, saksi ahli, saksi anak, serta para korban yang mengalami luka akibat ledakan.

“Penyidik maraton dalam melakukan pemeriksaan terhadap keluarga dekat ABH, saksi ahli, saksi anak, mereka-mereka yang menjadi korban pada saat ledakan di SMAN 72 Jakarta,” tuturnya.

Penyitaan barang bukti dilakukan secara menyeluruh oleh Puslabfor Polri, termasuk sejumlah material yang ditemukan di lokasi dan bagian tubuh korban.

“Begitu juga penyitaan barang bukti oleh Puslabfor, termasuk paku yang menempel di tubuh para korban. Ini juga dilakukan penyitaan,” kata Budi.

Selain itu, penyidik turut melibatkan berbagai lembaga pendamping, seperti KPAI, Balai Pemasyarakatan (Bapas), UPT P3A, serta himpunan psikologi di wilayah Jakarta. Koordinasi lintas lembaga diperlukan mengingat pelaku merupakan anak di bawah umur yang memerlukan pendampingan khusus.

Dalam hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa ABH mendapatkan bahan peledak melalui pembelian daring. Informasi ini diperoleh dari pemeriksaan terhadap orang tua pelaku.

“Dari keterangan awal orang dekat dari ABH, peledak ini di-order menggunakan online. Nah, pada saat barang tersebut sampai di rumah, disimpan oleh keluarga dengan alasan bahwa barang tersebut untuk ekstrakurikuler sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan tidak ada kecurigaan dari keluarga karena ABH menyebut bahan tersebut terkait kegiatan sekolah. Namun, proses penyelidikan mengenai bagaimana pelaku memesan bahan peledak masih berlangsung.

“Tidak ada kecurigaan dari orang tua ataupun kakak. Namun, bagaimana ABH membeli bahan berikut masih dalam proses penyelidikan via penyidik, karena perlu kita ketahui ABH belum bisa untuk diwawancarai dan diminta keterangan secara mendalam,” tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelaku Ledakan SMAN 72 Diperiksa, Polisi Dalami Motif dan Psikologis

Pelaku Ledakan SMAN 72 Diperiksa, Polisi Dalami Motif dan Psikologis

JAKARTA
Polisi: Kondisi ABH Mulai Pulih, meski Belum Stabil

Polisi: Kondisi ABH Mulai Pulih, meski Belum Stabil

JAKARTA
Polisi Beberkan Kondisi Kesehatan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Polisi Beberkan Kondisi Kesehatan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

JAKARTA
Luka Serius, 1 Korban Ledakan SMAN 72 Butuh Perawatan Lebih Lama di RS

Luka Serius, 1 Korban Ledakan SMAN 72 Butuh Perawatan Lebih Lama di RS

JAKARTA
Rententan Kasus Bullying di Sekolah Picu Alarm Nasional

Rententan Kasus Bullying di Sekolah Picu Alarm Nasional

NASIONAL
Kemensos Siapkan Rehabilitasi Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Kemensos Siapkan Rehabilitasi Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon