ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkeu Siapkan Rp 500 M untuk Bencana Sumatera, Ini Kata Purbaya

Selasa, 2 Desember 2025 | 05:57 WIB
CS
HH
Penulis: Chesa Andini Saputra | Editor: HP
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan seusai menghadiri acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin di Park Hyatt Jakarta, Senin 1 Desember 2025.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan seusai menghadiri acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin di Park Hyatt Jakarta, Senin 1 Desember 2025. (Beritasatu.com/Chesa Andini Saputra)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan kesiapan anggaran untuk penanganan bencana di Sumatera, meskipun terjadi penurunan alokasi dari sekitar Rp 2 triliun menjadi Rp 491 miliar. Isu penurunan anggaran ini sebelumnya sempat memicu perhatian publik, terutama di tengah besarnya kebutuhan untuk menangani dampak banjir dan longsor yang terjadi secara masif di berbagai provinsi.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, realisasi anggaran sepenuhnya menyesuaikan dengan permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal tersebut disampaikan dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin di Park Hyatt Jakarta, Senin (1/12/2025).

“Anggaran BNPB masih ada Rp 500 miliar lebih yang siap. Nanti kalau butuh dana tambahan, kita siap juga menambah. Sudah ada di anggarannya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Purbaya menjelaskan, penurunan realisasi anggaran tidak mencerminkan minimnya perhatian pemerintah. Menurutnya, Kemenkeu memiliki cadangan fiskal yang cukup besar sehingga siap menambah anggaran kapan pun diperlukan. BNPB juga dipersilakan mengajukan anggaran belanja tambahan (ABT) apabila kebutuhan di lapangan meningkat.

Menkeu Purbaya menambahkan, dana yang tersedia masih mencukupi untuk berbagai kebutuhan penanganan bencana, mulai dari rehabilitasi, pemulihan infrastruktur dasar, hingga perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak.

“Kita siap terus,” pungkas Purbaya.

Sementara itu, berdasarkan data per Senin (1/12/2025), sebanyak 104.901 keluarga atau 526.098 jiwa terdampak banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan ratusan fasilitas umum, termasuk perkantoran, sekolah, tempat ibadah, dan pondok pesantren. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenperin Targetkan 8.034 IKM Terdampak Bencana Sumatera Pulih

Kemenperin Targetkan 8.034 IKM Terdampak Bencana Sumatera Pulih

EKONOMI
6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pemulihan Pascabencana Sumatera Ditargetkan Rampung pada 2028

Pemulihan Pascabencana Sumatera Ditargetkan Rampung pada 2028

NASIONAL
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Pemerintah Anggarkan Rp 100,16 T untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

Pemerintah Anggarkan Rp 100,16 T untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon