Update BNPB: Korban Tewas Banjir Sumatera 1.135 orang
Kamis, 25 Desember 2025 | 20:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban jiwa dari banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat (Banjir Sumatera). Jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.135 orang.
Hal itu berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi BNPB hingga Kamis (25/12/2025) sore. Dari jumlah korban yang meninggal itu, artinya bertambah enam orang dibandingkan data sebelumnya.
Sementara itu, korban hilang tercatat sebanyak 173 orang, berkurang satu orang. Jumlah pengungsi mencapai 489.864 jiwa yang tersebar di berbagai lokasi pengungsian.
Perinciannya, di Aceh tercatat 503 orang meninggal, 31 orang hilang, dan 466.667 jiwa mengungsi. Di Sumatera Utara, korban meninggal mencapai 371 orang, 70 orang hilang, dan 13.262 jiwa mengungsi. Adapun di Sumatera Barat, tercatat 261 orang meninggal, 62 orang hilang, serta 9.935 jiwa mengungsi.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengeklaim operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan selama hampir satu bulan terakhir terbukti efektif menekan intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Menurut dia, hasil pemantauan menunjukkan jumlah hari tanpa hujan lebih banyak dibandingkan hari hujan selama periode operasi tersebut. “Jumlah hari tanpa hujan dalam sebulan terakhir tercatat lebih banyak dibandingkan hari dengan hujan,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).
Namun, Abdul Muhari mengakui hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di sejumlah lokasi dan sempat memicu banjir susulan, salah satunya di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Menurut BNPB, kondisi tersebut wajar mengingat cuaca di Sumatera masih sangat dinamis dan saat ini berada dalam fase puncak musim hujan.
Ia menekankan, tim gabungan BNPB, BMKG, dan TNI akan terus melanjutkan operasi modifikasi cuaca guna mengendalikan potensi hujan ekstrem dan meminimalkan risiko bencana lanjutan.
“Berdasarkan informasi hingga hari ini, tidak terdapat tambahan korban maupun dampak baru di luar banjir dan longsor yang terjadi sekitar satu bulan lalu,” katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




