DPR Minta Kemenlu Siapkan Skenario Evakuasi WNI di Venezuela
Senin, 5 Januari 2026 | 07:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi I DPR mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk segera menetapkan status siaga terkait eskalasi konflik di Venezuela. Pemerintah diminta menyiapkan skenario darurat menyusul operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menekankan, prioritas utama saat ini adalah menjamin keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di sana. Situasi di Karakas dinilai berkembang sangat cepat dan tidak menentu.
"Kami mengimbau Kemenlu untuk memantau perkembangan secara intensif dan menyiapkan rencana darurat jika kondisi keamanan memburuk," ujar Dave di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Pihak parlemen meminta pemerintah tidak lengah dalam menyiapkan logistik dan jalur evakuasi. Meski demikian, setiap langkah diplomasi harus tetap bersandar pada prinsip politik luar negeri bebas aktif serta penghormatan terhadap kedaulatan negara lain.
"Kita tidak boleh gegabah, tetapi kesiapan evakuasi harus disusun sejak dini agar pemerintah dapat bergerak cepat dalam keadaan mendesak," tambah Dave.
Ketegangan di Venezuela mencapai puncaknya setelah pasukan AS menggelar serangan besar-besaran di sejumlah titik pada Sabtu (3/1/2026) dini hari Waktu setempat. Washington berdalih operasi ini bertujuan memutus mata rantai narkoterorisme yang dituduhkan kepada rezim Maduro. Sejak akhir 2025, operasi militer AS di perairan Karibia tercatat telah menewaskan lebih dari 100 orang.
Langkah sepihak AS ini memicu perdebatan hukum internasional terkait legalitas intervensi militer terhadap kepala negara aktif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




