ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

MBG 2026 Dimulai, Pemerintah Kejar Target 82,9 Juta Penerima

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:08 WIB
SW
MA
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: MA
Kepala BGN Dadan Hindayana bersama Kepala Bappenas Rachmat Pambudy meninjau hari pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis 8 Januari 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana bersama Kepala Bappenas Rachmat Pambudy meninjau hari pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis 8 Januari 2026. (Beritasatu.com/Stefani Wijaya)

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama Kepala Bappenas Rachmat Pambudy meninjau hari pertama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026. Tinjauan itu dilakukan di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (8/1/2026).

Dadan mengakui bahwa selama satu tahun pelaksanaan, program MBG masih memiliki sejumlah kekurangan. Namun, ia memastikan perbaikan terus dilakukan untuk mencapai target 82,9 juta penerima manfaat pada 2026.

"Sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi akreditasi, sehingga kita akan bisa mengelompokkan Satuan Pemenuhan berbasis kualitas layanan dan itu akan memperbarui terhadap berbagai hal," katanya.

ADVERTISEMENT

Ia menekankan bahwa tujuan MBG bukan hanya memenuhi target jumlah distribusi kepada penerima. Ia memastikan makanan yang diberikan aman, serta mendukung tumbuh kembang anak agar sehat, cerdas, kuat, dan ceria.

Dadan menyebut program MBG adalah bentuk intervensi pemenuhan gizi masyarakat Indonesia. Hal itu menjadi fondasi penting dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di masa depan.

"Karena gizi adalah kebutuhan dasar dari setiap manusia yang hidup dan berkembang dan kami melakukan intervensi untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan seluruh anak sekolah sampai usia 18 tahun," kata Dadan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan pihaknya memastikan MBG benar-benar sampai kepada masyarakat penerima manfaat. Ia menekankan program MBG menunjukkan perkembangan signifikan sejak pertama kali diluncurkan.

"Saat diluncurkan atau di umumkan di masyarakat pada tanggal 6 Januari tahun 2025 itu hanya kurang dari 1.000, persisnya 570 SPPG. Sekarang sudah mencapai 19.800 itu adalah prestasi yang luar biasa," ujar Rachmat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

Ribuan Warga Malang Teken Petisi Dukung MBG untuk 82 Juta Orang

JAWA TIMUR
Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

Dukung MBG, Relawan DIY Ajak Publik Awasi agar Bebas Korupsi

NUSANTARA
KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

KPK Tegaskan Tak Akan Ambil Alih Kasus Korupsi MBG dari Kejagung

NASIONAL
Karut-marut Program MBG

Karut-marut Program MBG

B-PLUS
Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

Sony Tuding Pejabat BGN Samarkan Kepemilikan SPPG

NASIONAL
Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

Demo di Jakarta, Massa Tani Merdeka Serukan Dukung Program Prabowo

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon