ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Jadikan Penurunan Kasus TBC Prioritas Nasional

Selasa, 3 Februari 2026 | 00:00 WIB
RH
HH
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: HP
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benyamin Paulus Octavianus seusai menghadap Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 2 Februari 2026.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benyamin Paulus Octavianus seusai menghadap Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 2 Februari 2026. (Beritasatu.com/Ricki Putra Harahap)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian serius terhadap tingginya angka tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Saat ini, Indonesia masih menempati peringkat kedua dunia dengan jumlah kasus TBC terbanyak setelah India. Kondisi tersebut mendorong pemerintah menjadikan penurunan kasus TBC sebagai salah satu prioritas utama di sektor kesehatan.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Paulus Octavianus menyampaikan, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar penanganan TBC dilakukan secara optimal dan menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita nomor dua di dunia. Oleh karena itu, presiden minta tolong ini merupakan prioritas presiden dalam pemerintahan beliau supaya angkanya turun,” kata Benyamin seusai menghadap Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Benyamin, Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah agar fokus menangani TBC secara serius, sejalan dengan berbagai program kesehatan lain yang tengah digencarkan pemerintah.

Ia menjelaskan, penanganan TBC tidak berdiri sendiri, tetapi berjalan paralel dengan program strategis nasional, seperti program makan bergizi gratis (MBG) dan upaya penurunan angka stunting.

“Jadi, Pak Presiden minta supaya kita fokus penanganan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, Benyamin mengungkapkan, dalam 120 hari terakhir dirinya telah melakukan kunjungan kerja ke 12 provinsi. Kunjungan itu bertujuan untuk bertemu langsung dengan para kepala daerah sekaligus mensosialisasikan strategi penanganan TBC secara lebih masif dan terintegrasi.

Menurut Benyamin, pendekatan penanganan TBC harus dilakukan secara menyeluruh dan agresif, mirip dengan pola penanganan saat pandemi Covid-19. Ia menegaskan, memutus mata rantai penularan merupakan kunci utama untuk menurunkan jumlah kasus.

“Ya, di Indonesia kalau sudah tidak ada kuman TB, tidak menular. Selama kumannya ada, ya menulari kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Benyamin juga mengungkapkan, Presiden Prabowo menugaskannya untuk ikut mengawasi pelaksanaan program makan bergizi gratis yang kini telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Program tersebut dinilai memiliki dampak ganda, tidak hanya dalam meningkatkan status gizi anak-anak, tetapi juga dalam memperkuat daya tahan tubuh masyarakat serta menekan angka stunting.

“Sekarang sudah 60 juta, target kita 82,9 juta kalau bisa akhir tahun ini. Intinya, kalau kita bisa menurunkan stunting lalu menaikkan gizi anak Indonesia, kualitas SDM kita akan lebih baik,” tutup Benyamin.

Dengan sinergi penanganan TBC, peningkatan gizi, dan penguatan layanan kesehatan, pemerintah berharap Indonesia mampu keluar dari daftar negara dengan kasus TBC tertinggi dunia sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Target Temukan 21.744 Kasus TBC, Gresik Gelar Rontgen Gratis

Target Temukan 21.744 Kasus TBC, Gresik Gelar Rontgen Gratis

JAWA TIMUR
Belasan Warga Badui Positif TBC, Obat Sulit Didapat

Belasan Warga Badui Positif TBC, Obat Sulit Didapat

BANTEN
Pemerintah Percepat Deteksi Dini Penyakit TBC

Pemerintah Percepat Deteksi Dini Penyakit TBC

NASIONAL
Makassar Masuk Zona TBC, 60.000 Warga Diperiksa

Makassar Masuk Zona TBC, 60.000 Warga Diperiksa

LIFESTYLE
Dinkes Sumedang Kejar Target Eliminasi TBC 2030, 3.000 Kasus Ditemukan

Dinkes Sumedang Kejar Target Eliminasi TBC 2030, 3.000 Kasus Ditemukan

LIFESTYLE
Darurat TBC, Karawang Sasar 5.000 Sampel Pemeriksaan di 30 Kecamatan

Darurat TBC, Karawang Sasar 5.000 Sampel Pemeriksaan di 30 Kecamatan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon