ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Profil Juda Agung, Sosok Wakil Menteri Keuangan RI yang Baru

Senin, 9 Februari 2026 | 15:30 WIB
PR
MF
Penulis: Putri Huliyah Rahmah | Editor: MF
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung. (Sekretariat Presiden/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu) Republik Indonesia pada Kamis (5/2/2026) di Istana Negara, Jakarta. Ia menggantikan Thomas Djiwandono yang kini menjabat sebagai deputi gubernur Bank Indonesia (BI).

Pelantikan ini dilakukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029, menandai fase baru bagi sinergi kebijakan fiskal dan moneter di pemerintahan periode 2024-2029.

Pada acara pengambilan sumpah jabatan di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto memandu Juda Agung mengucapkan sumpah sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, di hadapan wakil presiden, pejabat tinggi negara, serta jajaran kabinet.

ADVERTISEMENT

Dalam teks janji jabatannya, ia berkomitmen menjalankan tugas seadil-adilnya serta mengedepankan kepatuhan terhadap hukum di bawah naungan konstitusi, menunjukkan tekadnya dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional.

Mengenal Sosok Juda Agung

Juda Agung lahir di Pontianak, Kalimantan Barat. Meski kini dikenal sebagai ekonom senior dan pejabat tinggi negara, pendidikan awalnya tidak langsung di bidang ekonomi. Ia lulus sebagai sarjana teknologi pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987.

Pendidikan selanjutnya barulah masuk ke ranah ekonomi. Ia mengenyam pendidikan di University of Birmingham, Inggris, dengan gelar master of finance and banking pada 1995 dan PhD (doctor of philosophy) bidang ilmu ekonomi pada 1999.

Kombinasi pendidikan lokal dan internasional ini memberinya landasan kuat dalam memahami isu fiskal, moneter, dan perekonomian global.

Juda Agung memulai kariernya di BI sejak 1991 dan menapaki berbagai posisi penting selama lebih dari tiga dekade. Sejumlah jabatan yang pernah ia duduki antara lain staf analis senior, kepala direktorat ekonomi dan kebijakan moneter, serta asisten gubernur untuk stabilitas sistem keuangan dan kebijakan makroprudensial.

Pengalaman panjangnya di BI memberinya pemahaman mendalam terkait stabilitas makroekonomi, kebijakan moneter, dan pengawasan sistem keuangan, yang menjadi modal penting saat berpindah tugas ke kementerian.

Selain kiprah di bank sentral, Juda Agung juga pernah bertugas secara internasional sebagai executive director di International Monetary Fund (IMF), mewakili sejumlah negara anggota di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik pada periode 2017-2019.

Keterlibatannya di lembaga multilateral ini memperkaya perspektifnya dalam menangani isu ekonomi lintas batas, termasuk dinamika pasar dan koordinasi kebijakan di tingkat global.

Juda Agung dilantik sebagai deputi gubernur BI pada 6 Januari 2022. Jabatan tersebut diembannya hingga 13 Januari 2026, ketika ia mengajukan pengunduran diri untuk menerima mandat sebagai wakil menteri keuangan. Pengunduran dirinya dari BI dikonfirmasi efektif pada 19 Januari 2026.

Peran dan Tugas sebagai Wamenkeu

Sebagai Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, memiliki peran strategis dalam mendukung tugas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, terutama dalam koordinasi kebijakan fiskal dan moneter, penguatan stabilitas ekonomi makro, serta pencapaian target pertumbuhan nasional.

Sesai dilantik, ia menegaskan bahwa tugas barunya bukanlah hal asing. Selama bekerja di BI, ia telah terbiasa melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan, termasuk dalam konteks Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan pemantauan kebijakan fiskal.

“Saya merasa nyaman untuk otoritas fiskal Kemenkeu ini, bukan hal yang baru,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut menggambarkan keyakinannya terhadap transisi yang lancar serta tanggung jawabnya dalam mensinergikan kebijakan fiskal dan moneter guna mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi lintas sektor kebijakan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil dalam mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

Visi Kebijakan dan Prioritas Kerja

Di tengah tantangan global dan domestik, Juda Agung memfokuskan langkah kerjanya pada sejumlah kerangka prioritas berikut:

  • Stabilitas Mmakroekonomi dan fiskal: Memastikan pengelolaan utang, defisit anggaran, dan belanja negara dilakukan secara sehat dan berkelanjutan.
  • Sinergi fiskal-moneter: Menguatkan koordinasi antara Kementerian Keuangan dan BI untuk menjaga ketahanan ekonomi menghadapi gejolak.
  • Pertumbuhan ekonomi inklusif: Mendukung kebijakan yang mendorong investasi, pengembangan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja (implikasi dari pernyataannya terkait arah kebijakan fiskal dan moneter).

Pendekatan ini dinilai penting untuk menghadapi momentum pemulihan ekonomi global sekaligus tantangan domestik, di tengah kebutuhan kebijakan fiskal yang responsif namun tetap bertanggung jawab.

Dengan pelantikannya sebagai Wakil Menteri Keuangan RI, Juda Agung mengemban mandat strategis untuk memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengalaman panjangnya di bidang ekonomi dan moneter, ditopang latar belakang pendidikan yang solid, menjadi fondasi penting dalam menjalankan perannya di Kementerian Keuangan, saat Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan peluang di tengah dinamika ekonomi global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamenkeu Ungkap Indonesia Belum Alami 3 Tanda Krisis Ini

Wamenkeu Ungkap Indonesia Belum Alami 3 Tanda Krisis Ini

EKONOMI
Purbaya Diisukan Masuk Rumah Sakit, Begini Jawaban Wamenkeu

Purbaya Diisukan Masuk Rumah Sakit, Begini Jawaban Wamenkeu

EKONOMI
Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

EKONOMI
Juda Agung Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lebih Merata Tiap Kuartal

Juda Agung Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lebih Merata Tiap Kuartal

EKONOMI
Purbaya Minta Juda Agung Pastikan Integritas Pasar Modal

Purbaya Minta Juda Agung Pastikan Integritas Pasar Modal

EKONOMI
Bantah 'Tukar Guling' Wamenkeu, Purbaya: Daripada Pusing Cari

Bantah 'Tukar Guling' Wamenkeu, Purbaya: Daripada Pusing Cari

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon