Purbaya Minta Juda Agung Pastikan Integritas Pasar Modal
Kamis, 5 Februari 2026 | 22:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memastikan integritas pasar modal tetap terjaga.
Permintaan tersebut disampaikan sebagai respons lanjutan atas penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 28–29 Januari 2026 seiring laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI).
“Kami akan minta dia untuk memastikan integritas pasar terjaga dengan baik. Praktik bisnis yang baik harus dijalankan oleh bursa maupun OJK dalam pengawasan,” ujar Menkeu Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Dalam laporannya, MSCI menilai masih terdapat persoalan terkait keterbukaan data serta besaran saham beredar (free float), termasuk indikasi praktik penggorengan saham yang menjadi perhatian investor global.
MSCI menilai perlunya data kepemilikan saham yang lebih rinci, transparan, dan andal, termasuk pemantauan terhadap konsentrasi kepemilikan yang terlalu tinggi.
Meski Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan sejumlah perbaikan minor, MSCI menilai persoalan mendasar terkait tingkat investability pasar saham Indonesia masih perlu dituntaskan.
Situasi tersebut kemudian membuat sejumlah petinggi BEI hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026).
Dalam mengemban tugas khusus tersebut, Juda juga akan berperan sebagai pejabat ex-officio Kementerian Keuangan di OJK, sebagaimana peran yang sebelumnya dijalankan Thomas Djiwandono.
Saat menjabat sebagai Wamenkeu, Thomas juga mengemban tugas sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK ex-officio dari Kementerian Keuangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




