Kepala BGN Ungkap 4 Skema Program MBG Tetap Efektif Selama Ramadan
Senin, 9 Februari 2026 | 23:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi khusus dalam pelaksanaan program makan bergizi (MBG) selama bulan Ramadan.
Dadan mengungkap, ada empat mekanisme utama yang dikembangkan BGN untuk memastikan program MBG tetap berjalan baik dan optimal tanpa mengganggu pola ibadah masyarakat yang menjalankan puasa.
Skema pertama, untuk anak sekolah di wilayah mayoritas penduduk berpuasa, BGN menyediakan makanan tahan lama yang bisa dibawa pulang dan dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
"Yang pertama, untuk anak sekolah yang mayoritas di daerah puasa, itu makanannya akan berupa makanan yang tahan lama, yang untuk dibawa pulang dan untuk dikonsumsi saat buka puasa," kata Dadan di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2/2026).
Kedua, bagi anak sekolah di daerah dengan mayoritas penduduk tidak berpuasa, layanan MBG tetap berjalan normal. Makanan disajikan dalam kondisi segar sesuai jam makan seperti biasa, menyesuaikan kebiasaan masyarakat setempat.
Selanjutnya, program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap dilaksanakan seperti biasa, mengingat kelompok ini membutuhkan kontinuitas asupan gizi harian, sehingga tidak dilakukan perubahan signifikan selama Ramadan.
"Sementara untuk satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang ada di dalam pesantren dan penerima manfaatnya juga di pesantren, maka pelayanan normal tetapi waktunya digeser ke sore hari menjelang buka puasa," tambah Dadan.
Selain pengaturan layanan, BGN juga telah menyiapkan strategi pengendalian permintaan dan pasokan pangan. Dadan menekankan, BGN saat ini mampu mengelola permintaan produk pangan agar tidak terjadi lonjakan berlebihan di pasar.
“Kalau permintaannya berlebihan, akan kita alihkan dengan mencari produk substitusi. Kalau permintaannya kurang, justru akan kita dorong supaya harganya naik,” tandasnya.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan nasional, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri, yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




