ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemantauan Hilal di Yogyakarta Terhalang Cuaca Mendung

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:20 WIB
JP
JS
Penulis: Joko Pramono | Editor: JJS
Ilustrasi pemantauan hilal.
Ilustrasi pemantauan hilal. (Beritasatu Photo/Joanito De Saojoao)

Kapanewon Bantul, Beritasatu.com - Pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk menentukan awal Ramadan atau Zulhijah di Pantai Parangtritis, khususnya pada Pusat Observasi Bulan (POB) Syekh Belabelu, Bantul, terhalang cuaca mendung.

Berdasarkan pantauan menunjukkan, selain petugas dari POB, pemantauan hilal di Syekh Belabelu, Bantul, juga diikuti oleh akademisi, ormas, BMKG, dan warga.

Meski kondisi cuaca pada siang hari cerah, tetapi awan tebal perlahan menutupi ufuk barat pada sore hari, membuat petugas kesulitan melihat titik hilal.

ADVERTISEMENT

Penanggung jawab Pos Observasi Bulan (POB) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Muhammad Shulkhan Alfiansyah menjelaskan, secara teknis pemantauan hilal tetap berlangsung meski matahari tertutup awan.

“Nanti kita lihat, meski mendung, tetap kita lakukan. Kita cari celah-celah awan untuk menemukan titik hilal,” ujar Muhammad Shulkhan Alfiansyah kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).

Di lokasi pemantauan, petugas menggunakan satu unit teropong canggih yang diarahkan langsung ke titik prediksi kemunculan hilal berdasarkan perhitungan astronomi.

“Teropong bintang ini kita arahkan ke posisi matahari siang tadi, dan secara otomatis mengikuti pergerakan matahari hingga terbenam,” tambahnya.

Selain itu, teropong ini juga tersambung secara digital, sehingga hasil pemantauan dapat langsung dikirim ke Kemenag untuk sidang isbat.

“Teropong ini kita sambungkan secara digital, hasilnya akan disiarkan ke Kemenag pusat untuk sidang isbat,” jelasnya.

Terkait kondisi cuaca, BMKG menyebut, wilayah pesisir selatan Bantul saat ini diselimuti awan hitam tebal, menjadi salah satu kendala utama pemantauan hilal di Yogyakarta.

“Kalau kondisi cuaca di sini memang sejak tadi berawan, jadi itu menjadi kendala," tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT