Hindari Macet, Pemudik Pilih Menyeberang Malam dari Pelabuhan Merak
Sabtu, 14 Maret 2026 | 23:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – H-7 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, sejumlah pemudik mulai berdatangan ke Pelabuhan Merak, Banten, untuk menyeberang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera pada Sabtu (14/3/2026) malam.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com sekitar pukul 22.59 WIB, kendaraan pemudik mulai memasuki kawasan pelabuhan. Kendaraan roda empat, baik milik pribadi maupun angkutan umum, terlihat bergerak menuju sejumlah dermaga penyeberangan reguler.
Meski demikian, kondisi arus mudik di Pelabuhan Merak secara umum masih terpantau lengang. Antrean kendaraan hanya terlihat di beberapa titik dermaga saat kendaraan menunggu giliran untuk masuk ke kapal.
Situasi yang relatif sepi tersebut justru dimanfaatkan sejumlah pemudik untuk berangkat lebih awal pada malam hari. Mereka berharap dapat menghindari kepadatan yang biasanya terjadi menjelang puncak arus mudik.
Salah satu pemudik, Irwan, mengatakan dirinya bersama keluarga sengaja memilih mudik lebih awal guna menghindari potensi kemacetan yang biasanya terjadi saat puncak arus mudik. Selain itu, ia juga sudah memasuki masa libur sekolah.
“Karena kalau nanti puncaknya lebih ramai, jadi pilih sekarang saja tanggal 14. Sudah libur sekolah. Ya benar untuk menghindari macet,” kata Irwan.
Menurut Irwan, perjalanan mudik saat kondisi lalu lintas padat dapat membuat tubuh cepat lelah dan berpotensi mengganggu kesehatan. “Kalau macet pasti capek, pusing juga karena ramai. Jalannya pasti padat,” ujarnya.
Sementara itu, hingga malam hari kendaraan roda empat masih terus berdatangan melalui pintu masuk Pelabuhan Merak. Namun intensitas kendaraan yang masuk masih relatif terkendali dan belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.
Berdasarkan data ASDP Cabang Pelabuhan Merak per Kamis (13/3/2026), jumlah penumpang yang menyeberang melalui tiga pelabuhan utama, yaitu Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan BBJ Bojonegoro tercatat sebanyak 41.171 orang. Angka tersebut turun sekitar 19,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 51.073 penumpang.
Sementara itu, jumlah kendaraan roda empat tercatat sebanyak 4.364 unit atau turun sekitar 27,9% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 6.051 unit.
Penurunan tersebut menunjukkan arus mudik melalui jalur penyeberangan laut masih relatif landai pada awal periode mudik Lebaran tahun ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




