Setuju WFH 1 Hari Per Pekan, Tito: Pemerintah Sudah Berpengalaman
Rabu, 25 Maret 2026 | 15:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan tidak keberatan dengan rencana penerapan kebijakan satu hari kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang tengah dikaji pemerintah.
Menurut Tito, kebijakan tersebut bukan hal baru karena pemerintah sudah memiliki pengalaman saat pandemi Covid-19.
“Enggak masalah kalau saya. Saya yakin enggak akan masalah karena ini bukan pengalaman pertama. Waktu zaman Covid itu kan WFH bahkan sempat hanya WFO-nya 25%. Kemendagri itu 25%, WFO jalan juga. Jadi, bukan sesuatu yang baru, tetapi kita punya pengalaman,” ujarnya di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Meski demikian, Tito mengaku belum mengetahui secara pasti hari apa yang akan ditetapkan sebagai jadwal WFH. “Yang saya dengar itu adalah satu hari selama seminggu. Namun, hari apa yang akan diambil, biar nanti diputuskan. Hasil rapat kemarin akan dilaporkan ke presiden,” jelasnya.
Ia meminta publik menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan tersebut. “Setelah ada arahan Bapak Presiden, baru nanti diumumkan resmi. Sabar-sabar saja,” kata Tito.
Sebelumnya, pemerintah tengah mengkaji sejumlah langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), termasuk opsi penerapan WFH. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan, tetapi berpotensi diterapkan jika diperlukan.
“Memang ada beberapa langkah yang akan dilakukan, tetapi sedang dikaji tentang apakah kita membutuhkan WFH. Namun, menurut saya semua kemungkinan itu bisa terjadi. Yang penting adalah penghematan terhadap BBM itu juga penting,” ujar Bahlil, Selasa (17/3/2026).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




