Runway Berkabut, Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 1 Palembang Delay
Rabu, 22 April 2026 | 10:28 WIB
Palembang, Beritasatu.com - Keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama calon jemaah haji embarkasi Palembang melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan menuju Madinah, mengalami keterlambatan (delay) dari jadwal semula akibat cuaca buruk, Rabu (22/4/2026).
Semula jemaah haji dijadwalkan terbang pada pukul 07.10 WIB. Namun, karena faktor cuaca, mereka baru bisa lepas landas dari Bandara SMB II Palembang sekitar pukul 08.15 WIB.
Executive General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi mengatakan keterlambatan tersebut dipengaruhi kondisi cuaca berkabut serta proses menunggu katering terakhir tiba di bandara.
"Kondisi cuaca pagi ini berkabut dengan jarak pandang sekitar 500 meter. Namun biasanya tidak berlangsung lama karena hal itu lumrah terjadi setelah hujan malam hari," katanya dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan selain faktor cuaca, proses keberangkatan juga tertunda karena penumpang belum dapat melakukan boarding sebelum seluruh kebutuhan katering masuk ke pesawat.
"Saat ini masih menunggu catering yang ketiga belum sampai, sehingga penumpang belum bisa boarding dan menyebabkan keterlambatan dari jadwal semula," jelasnya.
Meski mengalami keterlambatan, bandara memastikan keberangkatan jemaah tetap berjalan sesuai prosedur keselamatan dan pelayanan penerbangan.
Kloter pertama embarkasi Palembang menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan jenis pesawat Boeing 777.
Terkait durasi penerbangan, tidak ada perubahan meski terdapat konflik di Timur Tengah. Rute tetap dilakukan dari Palembang menuju Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kemudian dilanjutkan menuju Arab Saudi.
"Pesawat Boeing 777 memiliki keterbatasan tertentu sehingga perlu melakukan pengisian bahan bakar kembali di Kualanamu," kata Syaugi.
Sementara itu, Kabid Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Agama Sumatera Selatan Muhibullah mengatakan jumlah jemaah yang berangkat sebanyak 438 orang, ditambah empat petugas kloter dan satu petugas haji daerah, sehingga total mencapai 443 orang.
"Seluruh jemaah pada kloter pertama tetap diberangkatkan sesuai manifest," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




