Bulog Gandeng BRIN Jadikan Beras Tahan 2 Tahun!
Jumat, 24 April 2026 | 04:00 WIB
Karawang, Beritasatu.com - Perum Bulog menjalin kerja sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menjaga kualitas stok beras nasional di tengah melimpahnya pasokan.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui penerapan teknologi penyimpanan pangan yang memungkinkan beras disimpan dalam jangka waktu lebih lama tanpa menurunkan kualitas.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan kerja sama tersebut telah diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekitar lima bulan lalu dan kini memasuki tahap implementasi.
“Bulog sudah bekerja sama dengan BRIN. Teknologi ini memungkinkan kami menyimpan beras dalam jangka panjang, minimal selama dua tahun,” ujar Ahmad kepada Beritasatu.com, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, teknologi dari BRIN akan diintegrasikan dalam pembangunan 100 gudang baru yang merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Gudang-gudang tersebut nantinya dirancang dengan mengadopsi inovasi BRIN, termasuk teknik penyinaran atau iradiasi. Metode ini diklaim mampu menjaga daya tahan beras sekaligus memastikan kualitas tetap higienis dan aman untuk dikonsumsi.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan penumpukan stok serta kebutuhan akan tambahan gudang sewa. Dengan masa simpan yang lebih panjang, Bulog optimistis dapat mengelola cadangan beras secara lebih efisien.
Selain itu, strategi ini juga diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan beras berkualitas dalam jangka panjang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




