ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

TNI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi Se-Indonesia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:15 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 menjadi sarana mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menikmati pertandingan piala dunia dalam suasana yang aman dan penuh kebersamaan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 menjadi sarana mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menikmati pertandingan piala dunia dalam suasana yang aman dan penuh kebersamaan. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com - TNI menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan ajang sepak bola terbesar di dunia sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menikmati pertandingan piala dunia dalam suasana yang aman dan penuh kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan suasana persatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Muhammad Nas, nobar kebangsaan Piala Dunia 2026 dilaksanakan di berbagai satuan TNI yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari kodam, koarmada, kodam, kodau, koopsud, korem, kodim, lanal, lanud, koramil hingga pos angkatan laut (posal).

Pelaksanaan nobar di ribuan lokasi tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama antara TNI dan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia.

Muhammad Nas menjelaskan, kegiatan nobar telah berlangsung sejak 11 Juni 2026 dan terus digelar hingga saat ini. Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan sepak bola menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat rasa kebangsaan.

Selain menjadi ajang hiburan bersama, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Interaksi yang terjalin selama acara berlangsung dinilai dapat memperkuat solidaritas serta mencegah munculnya potensi konflik sosial.

“Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan,” kata Muhammad Nas.

Dengan melibatkan masyarakat secara luas, TNI berharap nobar kebangsaan Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi sarana menikmati pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga mampu memperkuat persatuan nasional sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat di daerah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E

Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E

MULTIMEDIA
Susunan Pemain Belanda vs Swedia, Isak-Gyokeres Tantang De Oranje

Susunan Pemain Belanda vs Swedia, Isak-Gyokeres Tantang De Oranje

SPORT
Fernando Hierro: Spanyol Punya Karakter Kuat Kuasai Piala Dunia 2026

Fernando Hierro: Spanyol Punya Karakter Kuat Kuasai Piala Dunia 2026

SPORT
Gol Perdana Alex Freeman pada Piala Dunia 2026, Bukti DNA Juara

Gol Perdana Alex Freeman pada Piala Dunia 2026, Bukti DNA Juara

SPORT
Link Live Streaming Belanda vs Swedia: Laga Penting Tiket 32 Besar

Link Live Streaming Belanda vs Swedia: Laga Penting Tiket 32 Besar

SPORT
Sempat Terpuruk, Jude Bellingham Minta Bantuan Ancelotti untuk Bangkit

Sempat Terpuruk, Jude Bellingham Minta Bantuan Ancelotti untuk Bangkit

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon