30.000 Peserta Hadiri Pembukaan Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:44 WIB
Gorontalo, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri sekaligus membuka Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan berskala nasional ini menjadi ajang pertemuan bagi sekitar 30.000 peserta yang terdiri atas petani, nelayan, dan penyuluh dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Wapres Gibran disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi acara. Gibran tiba sekitar pukul 08.49 Wita dan didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan.
Penas Petani Nelayan XVII mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045”. Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan melalui pemanfaatan teknologi serta inovasi modern.
Sebagai salah satu agenda nasional terbesar di sektor pertanian dan perikanan pada tahun ini, Penas Petani Nelayan XVII menjadi wadah strategis untuk mempertemukan para pelaku utama dan pelaku usaha di bidang pangan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan nasional.
Gelaran Penas Petani Nelayan XVII yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo tidak hanya menghadirkan ribuan petani, nelayan, dan penyuluh dari seluruh Nusantara. Kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan para kepala daerah dan pemangku kepentingan yang datang membawa berbagai pengalaman serta praktik terbaik dari wilayah masing-masing.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pembukaan Penas Petani Nelayan XVII dijadwalkan dipimpin langsung oleh Wapres Gibran Rakabuming. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap upaya percepatan swasembada pangan nasional.
Selain forum diskusi dan temu lapang, Penas Petani Nelayan XVII juga menghadirkan ratusan stan pameran dari berbagai provinsi di Indonesia. Berbagai inovasi, teknologi tepat guna, produk unggulan daerah, hingga hasil pengembangan sektor pertanian dan perikanan ditampilkan kepada peserta dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kolaborasi antarpetani, nelayan, penyuluh, akademisi, dunia usaha, dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendukung target Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Penas Petani Nelayan XVII juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan teknologi pertanian dan perikanan yang mampu meningkatkan daya saing sektor pangan nasional di masa depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




