ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemdagri Minta Pemda Fokus 6 Area Inovasi

Jumat, 16 Juli 2021 | 09:38 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Kepala Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Agus Fatoni.
Kepala Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Agus Fatoni. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Agus Fatoni mengatakan guna mendorong peningkatan inovasi, Pemda perlu memfokuskan pada 6 area inovasi. Adapun keenam area inovasi tersebut adalah inovasi administrasi pemerintahan, inovasi manajemen pemerintahan, inovasi kebijakan, inovasi frugal, inovasi teknologi, dan inovasi sosial.

"Pemda dapat menerapkan inovasi di bidang administrasi dengan mengadopsi cara baru dalam mengelola pemerintahan serta melakukan revolusi administrasi birokrasi secara akuntabel. Selanjutnya, Pemda juga dapat melahirkan inovasi di area manajemen, guna melakukan pembaruan prosedur dan birokrasi dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi,' kata Fatoni secara virtual saat menjadi pembicara dalam acara Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah Provinsi Aceh Tahun 2021, Kamis (15/7/2021).

Menurut Fatoni, 6 area inovasi tersebut perlu menjadi fokus utama pemda dalam berinovasi, tak terkecuali Provinsi Aceh. Lantaran, pada Indeks Inovasi Daerah tahun 2020 Provinsi Aceh hanya melaporkan sebanyak 36 inovasi dengan rincian 11 inovasi dapat diukur, sedangkan 25 lainnya dianggap belum memenuhi kriteria. Hal itu disebabkan kurangnya dokumen penunjang dari inovasi yang dilaporkan.

"Oleh karenanya Pemda perlu melengkapi data penunjang, agar hasil inovasi dapat divalidasi," katanya.

ADVERTISEMENT

Kendati demikian, Fatoni mengapresiasi semangat Pemerintah Provinsi Aceh dalam meningkatkan inovasinya. Apalagi, upaya tersebut terlihat dalam capaian Indeks Inovasi Daerah. Semula pada 2018, Provinsi Aceh menempati peringkat 29 dengan predikat tidak dapat dinilai (disclaimer). Kemudian pada Tahun 2019, ranking tersebut justru turun di posisi terendah dari 34 provinsi yang dinilai.

"Namun pada 2020, Provinsi Aceh meningkat pesat ke peringkat 16 dengan predikat sangat inovatif. Tentunya hal ini dapat menginspirasi daerah lainnya," jelas Fatoni.

Dirinya berharap, pada gelaran Indeks Inovasi Daerah Tahun 2021, prestasi tersebut dapat ditingkatkan. Mengingat, dengan hasil inovasi yang optimal dapat meningkat kualitas dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

"Saat ini inovasi bukanlah kewajiban, melainkan kebutuhan dasar guna menghasilkan pelayanan publik yang profesional," pungkasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemendagri Dorong Daerah Cari Dana di Luar APBD

Kemendagri Dorong Daerah Cari Dana di Luar APBD

NASIONAL
Mendagri Tito: Persaingan Kepala Daerah Tingkatkan Kinerja

Mendagri Tito: Persaingan Kepala Daerah Tingkatkan Kinerja

NASIONAL
Bima Arya Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah lewat KPPD

Bima Arya Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah lewat KPPD

NASIONAL
Siap Dibangun di Lebak, TPST Sindangmulya Olah 100 Ton Sampah

Siap Dibangun di Lebak, TPST Sindangmulya Olah 100 Ton Sampah

BANTEN
Kemendagri Pastikan PPPK Berlanjut, Belanja Pegawai Tetap Ideal

Kemendagri Pastikan PPPK Berlanjut, Belanja Pegawai Tetap Ideal

NASIONAL
Tekan Korupsi Kepala Daerah, Kemendagri: Evaluasi Rekrutmen Politik

Tekan Korupsi Kepala Daerah, Kemendagri: Evaluasi Rekrutmen Politik

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon